Home / DAERAH / Wonogiri

Kamis, 20 Oktober 2022 - 17:42 WIB

1 SST TNI Kodim Wonogiri Ikuti Apel Antisipasi Musim Hujan Kabupaten Wonogiri

Jarilampung.com-Wonogiri :
Wujud kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam menghadapi kemungkinan adanya bencana alam, segenap anggota TNI, Polri dan relawan mengikuti apel gabungan dalam rangka Antisipasi Musim Hujan Kabupaten Wonogiri Tahun 2022-2023 yang dilaksanakan dihalaman Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis(20/10/2022).

Dalam kegiatan apel tersebut, Bupati Wonogiri Joko Sutopo bertindak sebagai Pembina Apel dan Komandan Apel dijabat oleh AKP Supardi, yang turut dihadiri oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Deny Octavianto yang sedang dinas luar diwakilkan kepada PasiOps Kapten Inf Totok Mardoyo, Kapolres AKBP Dydit Dwi Susanto dan segenap Kepala OPD.

Selaku Pembina Apel, Bupati Wonogiri menyampaikan bahwa, mengingat situasi dan kondisi alam yang ada, menempatkan Kabupaten Wonogiri sebagai daerah dengan resiko bencana kategori tinggi. Sehingga muncul kesadaran untuk melakukan langkah, atau tindakan yang bersifat preventif, yang bersifat mencegah kebencanaan dan mengurangi resiko bencana.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Warga Asal Lambu Kibang

Langkah pencegahan atau kita kenal sebagai mitigasi bencana dan konsep mitigasi bencana alam, sudah diterapkan dan dilaksanakan dalam masyarakat, hal ini dapat dilihat dari statistik data kebencanaan di Kabupaten Wonogiri. Data kebencanaan Kabupaten Wonogiri yang meliputi tanah longsor, angin/ cuaca ekstrem, banjir, dan kebakaran, menunjukkan trend menurun, baik dalam jumlah kejadian maupun kerugian yang ditimbulkan.

Joko Sutopo menyebutkan, berdasarkan data pada BPBD Kabupaten Wonogiri, pada tahun 2021 tercatat bencana berupa tanah longsor sebanyak 84 kejadian, angin/cuaca ekstrem 49 kejadian, banjir 156 kejadian, kebakaran 5 kejadian. Total 294 kejadian dengan total kerugian Rp. 2.122.500.000,-.

Pada Tahun 2022, kondisi hingga tanggal 10 Oktober 2022, tercatat bencana tanah longsor 36 kejadian, angin/ cuaca ekstrem 63 kejadian, banjir 12 kejadian, kebakaran 4 kejadian. Total 115 kejadian, dengan taksiran kerugian sebesar Rp. 539.500.000,-.

Baca Juga :  DPRD Tuba Menghadiri Tabligh Akbar dan Doa Bersama di Pemkab Setempat

Dirinya berharap, semoga dengan tindakan preventif, penerapan mitigasi bencana, dan dengan semakin meningkatnya kesadaran dan ketangguhan segenap elemen masyarakat, kita semua terhindar dari resiko bencana dan kerugian yang diakibatkan bencana alam.

Diakhir amanatnya, Bupati mengatakan sikap kebersamaan yang dilandasi kemauan untuk bergotong royong dari segenap elemen masyarakat, pada kondisi saat sekarang ini tentu sangat diharapkan. Semua pihak hendaknya bergandeng tangan, bahu membahu mengatasi permasalahan yang muncuk akibat bencana. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas semua pihak untuk secara proaktif berperan dalam upaya penanggulangan bencana.

” Mari kita saling menginspirasi, bahwa kesigapan dalam penanganan bencana alam menunjukkan rasa peduli terhadap sesama, dan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita perkuat komitmen penanggulangan bencana di Kabupaten Wonogiri “, tutupnya.

(Arda 72)

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Agama

Ikut Pantau Ibadah Natal di Gereja, Puan: Covid-19 Tak Kurangi Kekhidmatan

DAERAH

422 WBP Lapas Kelas IIA Kalianda Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Enam Menatap Pintu Kebebasan

DAERAH

Bupati Lampung Barat Jemput Dukungan Pusat, Usulkan Sekolah Rakyat Hingga Bantuan Untuk Disabilitas

Bandar Lampung

Koramil 410-01/Panjang Melakukan Komsos Serentak di Tiga Kecamatan

Bandar Lampung

Ketua SMSI Lampung Donny Irawan Beri Ruang Ke Calon Lain Untuk Maju Musda SMSI 2022

DAERAH

Gunung Semeru Meletus, Puan: Utamakan Penyelamatan Warga

Bandar Lampung

Koramil 410-06/KDT Mempelopori Kegiatan Gotong Royong Perbaiki Infrastruktur

DAERAH

Kapolres Tulang Bawang Barat Hadiri Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pemilu 2024