Home / DAERAH / TUBABA

Minggu, 7 Mei 2023 - 01:52 WIB

Pelaksanaan Program K 3- W Tiyuh Penumangan Baru Terkesan Carut Marut

Tubaba: jarilampung.com–
Oknum Aparatur Tiyuh Penumangan Baru kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat inisial RD menjabat sebagai kepala seksi Pemerintahan (kasi) sekaligus ketua Tim pelaksana kegiatan (TPK). Pengadaan Kambing salah satu program yang dicanangkan PJ. Bupati Tubaba Zaidirina yaitu kandang, kolam,kebun dan wisata (3K-W) tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Tubaba Aritantaka S.H menduga kuat adanya indikasi Mark Up dalam pengadaan Kambing 30 ekor dengan anggaran Rp (60000000) enam puluh juta, bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 berdasarkan
Peraturan Presiden nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN TA 2022, Dana Desa ditentukan penggunaannya dalam Program Ketahanan Pangan dan Hewani sebesar 20 persen.

“RD oknum Aparatur Tiyuh Penumangan Baru menjabat sebagai kasi Pemerintah diduga mar-up dalam pengadaan Kambing, dan dirinya mengaku sebagai ketua TPK tapi tidak memiliki SK, begitu juga keterangan mereka tida sinkron, maka terkesan pelaksanaan kegiatan tersebut carut marut”.

Dalam pelaksanaan kegiatan program K3-w salah satunya kandang : pengadaan Kambing 30 ekor angggaran Rp 60000000. Dan harga satuannya Rp 2000000. Tapi realisasinya tidak sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan, Karena harga kambing tersebut bervariasi dari harga 1700000,1800000, 1900000, 2000000, per ekor. Hal tersebut disampaikan RD kepada wartawan media ini saat di konfirmasi hari Kamis (4/5/2023).

Baca Juga :  SKH Medinas Lampung Rayakan HUT ke-10

“Untuk pengadaan Kambing sebanyak 30 ekor dengan anggaran Rp 60000000.dana tersebut terserap habis semua khusus untuk pembelian kambing dan materai, harganya bervariasi dari 1700000. Sampai 2000000. Yang beli saya sama pak Bambang, dan nota pembeliannya tidak ada, belum saya buatkan, itukan nanti untuk laporan SPJ saya,” ucapnya.

Sedangkan di tempat yang terpisah Bambang mengatakan berbeda dengan yang disampaikan oleh RD.

” Untuk pembelian kambing 30 ekor itu ada yang beli di pasar dan ada juga beli sama masyarakat biasa, harganya bervariasi ada yang Rp 600000. Ada juga yang Rp 1300000. Per ekor,” ungkapnya.

Selanjutnya berbeda lagi keterangan dari warga tiyuh setempat Biren dan etek, mengatakan diperintahkan oleh Kamso kepala Tiyuh Penumangan Baru untuk beli kambing, dan mereka menjelaskan bahwa merekalah yang membelikan kambing 30 ekor tersebut dengan harga bervariasi dari Rp 1600000. Sampai 1800000.

Baca Juga :  Dr. H. Andi Surya Salurkan Beasiswa Kepada Awak Media Melalui FPII Lampung

“Kami berdua diperintah oleh kepala tiyuh Kamso untuk cari kambing sebanyak 30 ekor dan kami sudah belikan, kemudian harganya bervariasi ada yang harganya Rp 1,6 juta 1,7 juta dan 1,8 juta kami beli dari pasar pulung dan ada sebagian dari per orangan,” terang Biren dan etek.

Kemudian di tempat yang terpisah sekertaris Tiyuh Penumangan Baru Hadi memaparkan anggaran dana desa (DD) Tiyuh Penumangan Baru tahun 2023 Rp 812000000,juta dan 20 persen untuk ketahanan pangan Rp 162000000. -+
Ketahanan pangan di realisasikan untuk program K3-w
Kandang Rp 60. juta. ketua TPK Randi.
Kebun Rp 7. Juta. Ketua TPK Menik
Kolam Rp 11. Juta. Ketua TPK belum ada meskipun kegiatan tersebut sudah berjalan. Total dana terlialisasi Rp 78000000.
Sedangkan jumlah anggaran untuk ketahanan pangan Rp 160000000. Sisa Rp 88000000.-+ Tidak jelas. (*)

 

Berita ini 235 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Sengketa Pemberitaan Diselesaikan Dewan Pers bukan Kepolisian

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Menggelar Lounching Tungku Pembakaran Sampah

DAERAH

Warga Kecamatan Balik Bukit Terharu Setelah Terima Motor Hadiah Jalan Sehat

DAERAH

Lampung Selatan Disiapkan Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional

DAERAH

Perdana…! Pemkab Lampung Barat Luncurkan Program Lambar Bicara

DAERAH

Hadiri Ujian Terbuka Dan Bakti Sosial Rumah Qur’an, Nukman Janji Umroh Kan Salah Siwa

DAERAH

Babinsa Gumiwang Lor Bersinergi Amankan Turnamen Bola Voli

DAERAH

Makodim, Forkopimda Wonogiri Gelar Rakor Penguatan Sinergitas Linsek Cegah Tangkal Radikalisme Dan Kenakalan Generasi Muda