Home / DAERAH

Kamis, 9 November 2023 - 18:46 WIB

Pj Bupati Firsada Terima Penghargaan dari Wakil Presiden RI

Tubaba : jarilampung.com–
Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, memberikan secara langsung piagam Penghargaan Insentif Fiskal Kinerja kepada Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.SI., yang dilaksanakan di Istana Wakil Presiden Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (9/12/2023).

Dikesempatan itu Pj Bupati Tubaba menerima secara simbolis penghargaan insentif fiskal kategori Upaya Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem tahun 2023.

Dalam arahannya, Ma’ruf Amin, menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan mampu memacu kinerja daerah di dalam menangani kemiskinan ekstrem dan konsisten untuk mempercepat penghapusan kemiskinan esktrem di daerahnya sehingga dapat mempercepat target nasional dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem 0% pada 2024.

Sementara itu, Pj Bupati Firsada menuturkan bahwa angka prevalensi stunting di Indonesia masih cenderung tinggi. Dalam RPJMN 2020-2024, pemerintahan telah menargetkan angka stunting dari tahun 2020 sebesar 24,1% turun menjadi 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu diperlukan peran serta berbagai pihak untuk dapat mencapai target tersebut.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tulang Bawang Olah TKP Kecelakaan Yang Akibatkan Satu MD dan Dua LB

“Percepatan Penurunan Stunting menjadi program prioritas utama bagi pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Hal itu perlu didukung oleh semua sumber daya, untuk memastikan kegiatan tersebut dilaksanakan benar-benar kepada kelompok sasaran.” kata Pj Bupati Firsada.

Dia juga menuturkan, melalui  Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, percepatan penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas Nasional yang harus kita dukung bersama-sama dan harus diimplementasikan di daerah.

“Implementasi dari Perpres tersebut adalah telah disusunkannya rencana aksi Nasional Pasti (RanPasti) sebagai pedoman dan panduan bagi pemerintah pusat, daerah, hingga level tiyuh/desa dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting,” tutur Firsada.

Baca Juga :  Brigjen Pol Umar Effendi, Resmi Menjabat Wakapolda Lampung

Karena stunting ini termasuk urusan yang esensial dan berdampak jangka panjang bagi generasi masa depan Negara dan daerah, maka untuk penanganannya, M. Firsada menilai  perlu melibatkan banyak pihak dan banyak aspek secara berkelanjutan. Seperti aspek kesehatan, aspek keluarga, maupun aspek prilaku.

“Intervensi terhadap percepatan penurunan stunting perlu dilakukan dengan intervensi spesifik dan terpadu dan semua stakeholder yang ada di daerah ini.” imbuhnya.

Pj  Bupati Firsada juga mengingatkan, secara nasional penurunan prevalensi stunting tahun 2024 ditargetkan  14 % dan  untuk Tingkat Provinsi Lampung sebesar 10,88%, sedangkan target Kabupaten Tulang Bawang Barat adalah sebesar 12,71 %.

“Sebuah angka capaian yang cukup besar, namun sangat realistis jika dikerjakan dengan kerja bersama. Oleh karenanya penanganan stunting tanggungjawab bersama, bukan tanggungjawab Dinas Kesehatan maupun BKKBN semata.” ungkap Kaban Kesbangpol ini.(s)

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

“Ratusan juta Dipertanyakan warga”, “Diduga Sarat mark-up dan kegiatan fiktif”, Serta “Desakan Audit APH”

Bandar Lampung

Dukung Percepatan Vaksinasi, Koramil 410-06/Kedaton Gelar Vaksinasi Covid 19 Untuk Warga Wilayah Binaan

DAERAH

Pemtiy Menggala Mas Bagikan Beras Bantuan Pangan Ke 176 KPM

DAERAH

Sambut HUT Ke-77 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang L Kodim 0735/Surakarta Gelar Ziarah Rombongan

DAERAH

FPII Korwil Sidrap Mengajak salah satu TK Untuk berpartisipasi Kepada Korban Bencana Alam

DAERAH

Sekda Tubaba Lepas Kontingen Pramuka Kwarcab Tubaba Menuju Raimuna Daerah

DAERAH

Pemuda 20 Tahun Ditangkap Polres Kab Tulang Bawang

DAERAH

Tingkatkan Ketahanan Pangan di Wilayah, Babinsa Kelurahan Karangasem Dampingi Petani Panen Padi