Home / DAERAH / Lampung Timur

Senin, 6 Mei 2024 - 19:36 WIB

LSM PRL dan FPII Lampung Menyoroti Pembanguan RKB MIN 4 Lampung Timur dan Pembangunan Kantor KUA

Bandar Lampung: jarilampung.com— LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL) berkoalisi dengan Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung mempertanyakan dua proyek pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Lampung yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan teknis. Dilansir dari laman ungkap.id–

Dua proyek Kanwil Kementerian Agama RI Provinsi Lampung tahun anggaran 2024 tersebut adalah 1. Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) MIN 4 kabupaten Lampung Timur sumber dana SBSN nomor Kontrak B-427.b/PPK-4 SBSN 03/2024 dengan nilai kontrak 2.407.558.157 yang dikerjakan oleh CV. sadawira Jaya Sentosa dan 2 Proyek pembangunan Gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat, sumber dana SBSN nilai kontrak 1.038.450.200 yang dikerjakan oleh CV. Rulya Mandiri.

Baca Juga :  Wabub Lampura Hadiri Kegiatan Bersih Desa di Kec Abung Timur

Menurut Sukardi S.H Selaku sekretaris LSM Pembinaan Rakyat Lampung kepada media ini senin,(06-05-2024) pihak nya menemukan beberapa indikasi bahwa proyek tersebut tidak sesuai Spektek dan pembangunan nya tidak sesuai teknis kontruksi pada saat timnya melakukan investigasi langsung di dua proyek tersebut.

Sukardi S.H tidak menjelaskan scara spesifik terkait dugaan kesalahan kontruksi yang dimaksud dengan alasan pihaknya (LSM PRL dan FPII Lampung) sedang meminta klarifikasi secara tertulis kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama RI Prov. Lampung.

“Iya kita memang sudah memasukkan surat permohonan klarifikasi kepada Kakanwil Kementerian Agama RI Prov. Lampung. Surat kita sudah masuk padi tadi senin, 6 mei 2024. Pada intinya kami menduga ada kesalahan kontruksi dari dua proyek tersebut dan itu berdampak sangat fatal. Tapi kita belum memang belum mengambil langkah lebih lanjut. Kita tunggu dulu penjelasan dari Pihak Kanwil Kementerian Agama RI Provinsi Lampung” jelas Sukardi S.H

Baca Juga :  Bandar Narkotika Asal Agung Jaya Ditangkap Polres Tulang Bawang

“Bila kita lihat anggaran pengawasan dan perencanaan masing-masing dua paket proyek tersebut sangat besar, mencapai ratusan juta, tapi kok kontruksi bangunan nya terindikasi bermasalah, kemana anggaran pengawasan dan perencanaan nya !?”, Lalu apa kerja konsultan teknisnya !?”. Pungkasnya. (*)

Berita ini 47 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Dipuji Langsung Menko Zulhas, Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatra 2026 Jadi Sorotan Nasional

DAERAH

Rangkaian Hut RI Ditutup, Wakil Bupati Lampung Barat Ajak Warga Jaga Api Kemerdekaan

DAERAH

HALO LAMSEL di Genggaman: Digitalisasi Pelayanan Publik atau Sekadar Aplikasi?

Bandar Lampung

Kompolnas dan Polda Lampung Bersinergi Dengan Pers Untuk Menguatkan Demokrasi

DAERAH

Berikan Contoh Yang Baik, Babinsa Purwosari Bersama Warga Kerja Bakti di Wilayah Binaan

Bandar Lampung

Peduli Warga Yang Terpapar Covid 19, Tiga Pilar Kelurahan Rajabasa Raya Salurkan Paket Obat Isoman

Bandar Lampung

Kunjungan Silaturahmi, Forum HKm dan Pengajian Muslimat NU Tanggamus Dukung Bacagub Hanan

DAERAH

Peringati HUT Korem 074/Warastratama, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Baksos Donor Darah