Home / DAERAH / Lampung Selatan

Senin, 21 Juli 2025 - 19:22 WIB

Terkait SMPN 3 Jati Agung, Sejumlah Elemen Masyarakat Siap Gelar Aksi di Disdik dan Kejari Lamsel

Lamsel: jarilampung.com— Sejumlah Elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi SIKAT, LANTANG, FORNALIN dan PRL dipastikan akan melakukan aksi Demo di Dinas Pendidikan dan kantor Kejaksaan Negeri Lampung Selatan pada hari selasa, (22-07-2025) menuntut kepala SMPN 3 Jati Agung di Berhentikan dari Kepala Sekolah.

Hal ini disampaikan oleh Anggi Barozie S.H,Arafat S.H,Riswan dan Aminudin S.P di Sekretariat Aliansi Bersama senin (21-07-2025) dalam rangka persiapan aksi selasa besok.

Menurut Anggi Barozie S.H, Aksi ini tidak hanya mendesak Oknum Kepala SMPN 3 Jati Agung di Berhentikan, tetapi pihak nya meminta Kejari Lampung Selatan mengusut tuntas pertanggung jawaban penggunaan dana BOS dan Pungutan-pungutan liar yang terjadi di SMPN 3 Jati Agung.

“Iya kita akan menyampaikan keluhan wali murid beberapa tahun ini yang merasa keberatan terkait pungutan-pungutan yang tidak berdasar diduga telah dilakukan oleh Oknum Kepala SMPN 3 Jati Agung, selain itu kita juga akan menyoroti carut marutnya pelaksanaan Proyek Pembangunan beberapa fasilitas pendidikan yang dilaksanakan oleg Disdik Lampung Selatan.” jelas Anggi Barozie.

Baca Juga :  Perihal - Pembanguan Museum Pers di Tubaba

Berikut ini, beberapa catatan hitam yang dilakukan oleh Kepala SMPN 3 Jati Agung.

1. Setiap tahun selama menjabat menerima Siswa overlod melebihi kapasitas ruangan yang tersedia demi meraup dana BOS lebih banyak. Ini menyebabkan terjadinya kelas gemuk, yang semestinya diisi maksimal 32 siswa, menjadi 40 sampai 45 siswa per kelas. Hal ini tentu selain mengangkangi aturan tentunya juga akan sangat berpengaruh kenyamanan dan kwalitas pendidikan.

2. Tahun ajaran 2025/2026 diduga menarik uang daftar ulang kisaran 1,7 juta per siswa.
3. Siswa kelas 8 dan 9 diminta uang sodakoh yang ditentukan besaran nya yaitu 300 ribu rupiah dengan alasan untuk membangun ruang kelas baru tanpa rapat komite, uang sodakoh tersebut disampaikan pada saat pembagian raport kenaikan kelas.

Hal ini tentunya sangat bertentangan dengan aturan dan perundang- undangan.
4. Siswa yang belum membayar atau menyicil uang sodakoh tidak diberikan buku materi pendidikan, sehingga tidak sedikit siswa/i yang belajar tanpa buku teks dari sekolah.

Baca Juga :  Peringati HPN Kapolres Tubaba Polda Lampung Potong Tumpeng Untuk Insan Pers

Berikut ini beberapa permasalahan di Disdik Pendidikan Lampung Selatan yang mendorong beberapa lembaga mengambil langkah aksi antara lain :
1. Pelaksanaan Proyek pembangunan sarana prasarana pendidikan tahun anggaran 2024 diduga tidak transparan dan pengembang proyeknya diduga sudah di kondisikan, dengan sebutan umum “bagi-bagi” Proyek.
2. Kwalitas Pembangunan sarana prasarana tahun 2024 diduga tidak sesuai dengan spektek.
3. Maraknya pungutan-pungutan kepada pihak sekolah yang mengada-ada dan tidak berdasar, ungkap Anggi Barozia.

Oleh sebab itu pihaknya akan melaksanakan aksi dan menuntut aparat penegak hukum untuk mengambil sikap melakukan audit dan pemeriksaan terhadap Kepala SMPN 3 Jati Agung dan Dinas Pendidikan Lampung Selatan. ( *)

Sumber Berita : Media Patners Forum Wartawan Independen Nusantara.

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Jelang Hari Humas Polri Ke-72, Bidhumas Polda Lampung Tanam Mangrove Jaga Kelestarian

DAERAH

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Dan Patriotisme, Pelda Bambang Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Pelajar

DAERAH

Puan: Pemerintah Agar Fasilitasi Masyarakat Sebaik Mungkin Saat Mudik Lebaran

DAERAH

Bidkum Polda Lampung Sosialisasi Perpol Nomor 7 Tahun 2022 di Polres Tubaba

DAERAH

HUT Ke-77 Tulang Bawang Tengah Melalui Prosesi Begawi Adat 22 Orang Mendapatkan Gelar Stan.

DAERAH

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj. Bupati Nukman Hadiri RDP bersama Komisi II DPR RI

DAERAH

Tubaba: uarilampung.com– Bertempat di lapangan apel Polres Tulang Bawang Barat telah dilaksanakan upacara peringatan hari lahir Pancasila tahun 2024, Sabtu/01/6/2024. Pelaksanaan Upacara peringatan Hari lahir Pancasila tahun 2024 dilaksanakan pada pukul 08.00 wib, sebagai Inspektur Upacara Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP. Ndaru Istimawan, S.IK Dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Tulang Bawang Barat dan Personil Polres Tulang Bawang Barat. Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 yang diperingati tanggal 1 Juni tahun 2024 dengan Tema yakni “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” Kapolres Tulang Bawang Barat dalam sambutannya membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, yang di dalamnya menjelaskan bahwa Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi Negara dan pandangan hidup Bangsa yang digali oleh para “Pendiri Bangsa” merupakan suatu anugerah dari Tuhan YME untuk Bangsa Indonesia dan di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”. sehingga di dalam amanatnya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat bersama-sama menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadikan pancasila sebagai pedoman hidup serta pembimbing jalan bagi masyarakat Republik Indonesia. Setelah pelaksanaan upacara hari lahir Pancasila, Kapolres Tulang Bawang Barat mengatakan bahwa pelaksanaan upacara setiap tahun di gelar untuk memperingati nilai –nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sekaligus dasar negara yang diterangkan dalam Pembukaan UUD 1945. Lebih lanjut, momen peringatan Hari Kelahiran Pancasila ini pun diharapkan dapat membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. “Indonesia untuk kita semua, dan Pancasila adalah rumah kita,” ucapnya.*(A)

DAERAH

Berikan Pelayanan Terbaik Satlantas Polres Kab Tuba Rutin Lakukan Ini