Home / DAERAH / TUBA

Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:10 WIB

Diduga Oknum P3K Dinas Pertanian Tuba Mesum Dengan Istri Orang Lain

Gambar: ilustrasi

Tulang Bawang: jarilampung.com–
Miris perbuatan yang tidak patut dicontoh. Oknum P3K Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Inisial (H), diduga melakukan mesum dengan istri orang lain insial (I S) di tempat ruang kerjanya.

Menurut keterangan salah satu tokoh Masyarakat sekaligus sebagai ketua karang taruna Desa Kahuripan Jaya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang (S) kejadian hal tersebut kurang lebih sebulan yang lalu dan sempat geger , karena saat kejadian kepergok anaknya langsung.

“Seorang oknum inisial (H) bertugas sebagai penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Desa Kauripan sudah cukup lama. Sedangkan inisial (I S) sebagai Office Boy (OB) di kantor tersebut”.

“Pada suatu hari kurang lebih jam 6 pagi IS seperti biasa melakukan tugasnya sebagai (OB). Kemudian berselang waktu tak lama anaknya menyusul ke kantor tempat ibunya berkerja. Setelah sampai di kantor diduga dirinya melihat langsung perbuatan yang tidak senonoh, dan langsung marah sejadi -jadinya sehingga warga sekitarnya berdatangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya. (13/10/2025).

Baca Juga :  Parosil Mabsus Beri Apresiasi Sekjen PDIP Hasto atas Sidang Terbuka Promosi Doktor UI

Masih lanjut keterangan ketua karang taruna (S)
“Singkat cerita atas kejadian tersebut dilakukan perdamaian secara kekeluargaan difasilitasi oleh ketua RK Munadi, tanpa dihadiri kepala Desa Setempat, Babinsa, dan Babinkantibmas. Atas kejadian tersebut (H) minta maaf kepada suami IS bahwa diri hilaf, dan memberikan uang perdamaian kepada suami IS sebesar Rp 13 juta,” pungkasnya.

Kemudian hal yang sama disampaikan oleh ketua RK, Munadi yang hadir saat kedua belah pihak berdamai.

” Kejadian hal di atas memang benar sudah berdamai, itu sudah kurang lebih sebulan yang lalu. Kebetulan saya hadir, dan ( H) sudah minta maaf atas kejadian hal tersebut karena (H) hilaf, dan H sepakati berikan uang Rp 13 juta atas permintaan suami IS,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama, Kodim 0410/KBL Ajak Masyarakat Pembersihan Tempat Ibadah

Sedangkan menurut pengakuan (H)
Kejadian di atas hanya miskomunikasi, dan tidak ada uang perdamaian.

” Kejadian itu hanya miskomunikasi dan salah faham. Anaknya itu melihat saya posisi dibelakang IS sedang menyapu. Dan anaknya langsung marah teriak -teriak akhirnya warga sekitarnya berdatangan.
Atas kejadian hal tersebut, kami sudah berdamai tidak ada yang saling menuntut. Persoalan itu sudah selesai. Suami IS memang minta uang perdamaian tapi sampai saat ini tidak saya penuhi,” kilahnya.

Selanjutnya, ditempat terpisah salah satu warga Desa Kahuripan Jaya Agus menyampaikan ketidak puasanya atas perdamaian yang tidak dihadiri oleh pihak yang berwajib.

“Perdamaian tersebut menurut kami terkesan ada intervensi dan intimidasi. Jadi Kami minta kepada pihak instansi terkait dan aparat penegak hukum (APH) agar H diberikan sanksi yang setimpal atas perbuatannya, agar hal yang sama dikemudian hari tidak akan terulang kembali,” pungkasnya.
(*)

 

 

 

Berita ini 99 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Dukung Vaksinasi Tingkat Pelajar, Koramil 410-03/TBU Gelar Serbuan Vaksin Covid – 19 di SD Madrasah Nurul Asrof

DAERAH

Sukseskan Program TNI Manunggal Air Bersih, Babinsa Kelurahan Banjarsari  Bersama Warga Gotong-royong

DAERAH

Pemkab Lamsel Genjot Realisasi Anggaran dan Penguatan Layanan Publik, Edy Firnandi : Tutup Tahun dengan Prestasi

Bandar Lampung

Anggota Kodim 0410/KBL Ikuti Kegiatan Pembersihan TMP Tanjung Karang

DAERAH

Mengenal Sosok Julian Content Creator asal Jambi

DAERAH

Babinsa Banyuanyar Pantau Vaksinasi Ke 2 Anak Usia 6-12 TH Di SDTQ Al Abidin

DAERAH

Polisi Tangkap Pelaku Curat Toko Alfamart di Tulang Bawang

DAERAH

Babinsa Kepatihan Wetan Cek Prokes Pada PTM Dan Bagikan Masker Gratis di SMKN 8 Surakarta