Home / DAERAH / Lampung Barat

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:08 WIB

Bupati Lampung Barat Serahkan Bantuan Pesta Sekura Cakak Buah, Minta Jaga Marwah Budaya Sekura

Lambar: jarilampung.com– – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya Nusantara. Hal ini ditandai dengan penyerahan bantuan kepada Pekon yang akan menggelar pesta Budaya Sekura Cakak Buah.

Sekura Cakak Buah adalah tradisi pesta topeng budaya khas masyarakat Saibatin di Kabupaten Lampung Barat yang diadakan meriah setiap 1-7 Syawal untuk merayakan Idul Fitri. Tradisi ini menampilkan peserta menggunakan topeng (Sekura) dan memanjat pohon pinang (Cakak Buah) untuk silaturahmi, gotong royong, dan memeriahkan Lebaran.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin di rumah dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit senilai Rp. 2 juta per Pekon, Selasa 10 Maret 2026.

Baca Juga :  Dinilai Menghina Nama Tiyuh Karta, Puluhan Pemuda Laporkan Pemilik Akun Tiktok Ke Polres Tulang Bawang Barat

Parosil Mabsus mengatakan, adanya pemberian bantuan tersebut sebagai ujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mendukung pelestarian budaya Sekura yang merupakan warisan nenek moyang terlebih dahulu.

“Sebagai dukungan agar perhelatan Pesta Budaya Sekura tingkat Pekon lebih meriah dan tertib serta meringankan biaya oprasional panitia dalam menyiapkan kegiatan,” ucapnya.

Kepala Daerah yang merupakan asli suku Lampung itu berharap agar perhelatan Pesta Sekura Cakak Buah dapat berjalan dengan kondusif, terhindar dari keributan serta menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Personel Kodim 0410/KBL Laksanakan Upacara Bendera

“Saya berharap agar tradisi ini terus dikemas dengan baik, sehingga menjadi daya tarik wisatawan luar daerah. Mengingat sekura merupakan budaya yang santun maka kita harus dapat menjaga etika di jalan maupun di lokasi Sekura,” paparnya.

Dengan tegas Bupati Lampung Barat meminta agar para pencinta budaya Sekura tetap menjaga marwah budaya yang sudah mendunia tersebut.

“Gunakanlah pakaian sebagai mana mestinya, sewajarnya. Jangan sampai menunjukkan yang bersifat negatif seperti mengenakan pakaian yang mengumbar aurat atau meminta-minta kepada pengguna jalan,” pungkasnya.(*)

Berita ini 92 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Kartu Prakerja: Pendekatan Radikal Reformasi Sistem Anggaran

Bandar Lampung

Sinergi TNI-Masyarakat: Babinsa Gerakkan Multi-Komponen Wujudkan Kamtibmas di Bandar Lampung

Bandar Lampung

Ketua Harian DPD Partai Golkar Prov Lampung Riza Mirhardi Lepas Keberangkatan Kader Ikuti Diklat PP AMPG

DAERAH

Ruas Jalan Raya Tiyuh Indraloka Jaya Kecamatan Way Kenanga Ambrol

DAERAH

Kepulangan 206 Jamaah Haji Asal Lampung Barat Disambut Haru Wabup Mad Hasnurin dan Pihak Keluarga

DAERAH

Dengan Humanis, Koramil 24/Puhpelem Ajak Warga Terapkan Prokes

DAERAH

Sat Lantas Polres Tubaba Melaksanakan Pam Rawan Pagi Membantu Kelancaran Masyarakat Beraktivitas

Bandar Lampung

Melalui Kejuaraan Gubernur Cup, Dandim 0410/KBL Harapkan Olahraga Woodball Bisa Dikenal Masyarakat Luas