Home / DAERAH / Lampung Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Lambar Bakal Sulap Kawasan Kumuh Pajar Bulan Jadi Permukiman Layak Huni Lewat BSPS

Lambar:jarilampung.com– – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan merombak kawasan kumuh di Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, menjadi permukiman yang lebih layak huni, sehat, dan tertata. Penanganan dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Sebanyak 27 unit rumah tidak layak huni di empat lingkungan akan dibedah. Keempat lingkungan tersebut yakni Kalirejo, Wangun Sari, Wangun Reja, dan Mekar Jaya. Selain bedah rumah, perbaikan juga mencakup infrastruktur jalan lingkungan, saluran drainase, dan pembangunan gapura di lahan seluas 28,31 hektar.

Rencana itu mengemuka usai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus–Mad Hasnurin mengikuti rapat koordinasi melalui zoom meeting bersama Menteri PKP Maruarar Sirait, Kamis (7/6/2026). Rapat membahas peningkatan kualitas permukiman kumuh di Lampung Barat.

Rapat koordinasi digelar di Bandar Lampung dan dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, anggota DPR RI Mukhlis Basri, Forkopimda, serta unsur instansi vertikal. Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat beserta jajaran mengikuti secara daring dari Lingkungan Wangun Reja, Kelurahan Pajar Bulan.

Baca Juga :  Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Puan Singgung UU TPKS Sebagai Dukungan Bagi Perlindungan Perempuan

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, BSPS merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki hunian layak. “Sesuai arahan Bapak Presiden, tidak boleh ada lagi rakyat yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Menurut Maruarar, program ini bukan sekadar membangun fisik, melainkan membangun harapan dan martabat. Ia meminta pemerintah daerah dan masyarakat bergotong royong mengawal program agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat yang membutuhkan. “Bekerjalah untuk rakyat, buat rakyatmu sehat dan sejahtera,” pesan Maruarar menutup dialognya dengan Bupati Lampung Barat.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan komitmen Pemprov Lampung meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui BSPS. “Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, maka derajat kesehatannya juga akan semakin baik. Rumah yang sehat akan melahirkan keluarga yang sehat, dan keluarga yang sehat menjadi fondasi pembangunan daerah,” ucapnya.

Baca Juga :  Babinsa Beji Bersama Warga Perbaiki Jalan Desa, Ini Tujuannya

“Oleh karena itu kita benahi rumah tidak layak huni, kita tata kawasan kumuh, agar masyarakat Lampung hidup lebih sehat dan bermartabat,” tambah Rahmat.

Dalam dialog melalui zoom Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat. “Terima kasih Pak Presiden dan Pak Menteri atas program BSPS. Bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat,” kata Parosil.

Ia menjelaskan, penanganan kawasan kumuh di Pajar Bulan meliputi pekerjaan jalan lingkungan, saluran drainase, dan pembangunan gapura di lahan seluas 28,31 hektar. Selain itu, 27 unit rumah tidak layak huni akan diperbaiki melalui skema BSPS.

Pembangunan direncanakan mulai 22 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026.(*)

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Asyik Konsumsi Narkotika di Kebun Karet, Pria 26 Tahun Ditangkap Polres Tulang Bawang

DAERAH

Gubernur DKI Jakarta Hadir di Kab Tubaba Lampung

DAERAH

Pererat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres dan Kajari Tulang Bawang Barat Gelar Coffee Morning Bahas Penerapan KUHP Baru

DAERAH

Rumah Tempat Pesta Narkotika di Mahabang Digerebek Polres Tulang Bawang

DAERAH

Wujudkan Astacita Presiden Kajati Lampung Bersama Bupati Lambar Tanam Padi Bersama Warga

DAERAH

Mengenal Adi Sutrisno Content Creator asal Bandung

DAERAH

“Semua Bisa Sekolah”: Komitmen Parosil Mabsus Tegakkan Pemerataan Pendidikan di Lampung Barat

DAERAH

Mayor Inf Nurul Muthahar Hadiri Penyerahan Seragam Sekolah Gratis Bagi Peserta Didik Baru