Home / DAERAH / Lampung Barat

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:31 WIB

Potensi Wisata dan Kopi Lampung Barat Curi Perhatian Trans7, Bupati Parosil Soroti Kendala Infrastruktur di Kawasan Hutan

Lambar: jarilampung.com– – Kekayaan alam dan budaya Lampung Barat kembali mendapat sorotan nasional. Tim produksi salah satu stasiun televisi swasta ternama, Trans7, melakukan liputan langsung ke sejumlah destinasi unggulan dan lahan pertanian di Kecamatan Lumbok Seminung.

Kunjungan tim Trans7 difokuskan untuk menggali potensi pariwisata dan hasil bumi yang menjadi identitas Lampung Barat. Lokasi yang dikunjungi meliputi Danau Ranau, pasar tematik, area keramba apung, Pekon Pancur Mas, hingga wilayah Ujung Rembun yang dikenal sebagai salah satu sentra kopi terbaik di daerah itu.

Ketua Tim Liputan Trans7 Meinia Mutiara menyatakan, pemilihan Lampung Barat bukan tanpa alasan. Keindahan alam Danau Ranau yang memadukan panorama danau vulkanik dengan aktivitas masyarakat lokal dinilai memiliki daya tarik visual dan cerita yang kuat untuk disajikan kepada pemirsa nasional.

“Disini kita punya program explorasi kehidupan masyarakat. Potret asli kehidupan mereka yang tinggal disebuah wilayah tersebut, kalau di Lampung Barat kita memilih Kecamatan Lumbok Seminung selain potensi wisatanya menarik, juga karena potensi hasil buminya (kopi dan alpukat) besar, namun masih terkendala dengan inprastruktur,” ungkapnya disela-sela perbincangan sebelum pengambilan video wawancara.

Baca Juga :  227 Jamaah Haji asal Lampung Barat Akan Segera Tiba di Provinsi Lampung

Menurutnya, Lampung Barat punya paket lengkap. Ada wisata alam, budaya, kuliner, sampai komoditas unggulan seperti kopi dan alpukat. Ini yang ingin pihaknya angkat agar masyarakat di luar sana tahu potensi besar yang ada di Kabupten yang digadang-gadang penghasil kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung.

Puncak liputan dilakukan wawancara terhadap Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, Selasa 19/05/2025 di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit. Sebagai kepala daerah ia menyampaikan apresiasi atas perhatian media nasional terhadap daerahnya.

Parosil Mabsus menilai liputan ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi Lampung Barat ke khalayak yang lebih luas. “Ini momentum untuk menunjukkan bahwa Lampung Barat punya wisata alam yang indah dan kopi berkualitas tinggi yang sudah menjadi sumber penghidupan masyarakat,” kata Parosil.

Baca Juga :  PJ.Bupati Lambar Hadiri Pengukuhan DPC APJI Periode 2022--2027

Namun, Parosil juga mengakui masih ada kendala yang dihadapi petani kopi di Ujung Rembun dan Pancur Mas, khususnya terkait akses infrastruktur.

“Kendala utama saat ini adalah penyaluran hasil bumi kopi dari Ujung Rembun dan Pancur Mas. Akses jalannya masih terbatas karena wilayah tersebut masuk dalam kawasan hutan. Akibatnya, biaya transportasi tinggi dan waktu distribusi menjadi lebih lama,” jelas Parosil.

Ia menegaskan, Pemerintah Lampung Barat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk mencari solusi agar infrastruktur di wilayah tersebut dapat ditingkatkan tanpa melanggar ketentuan kawasan hutan.

“Kami berharap ada jalan tengah. Masyarakat butuh akses untuk memasarkan kopinya, tapi kelestarian hutan juga harus dijaga. Jika ini bisa diselesaikan, nilai tambah kopi Lampung Barat akan jauh lebih besar,” tutupnya.(*)

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Babinsa Kelurahan Tipes Adakan Penerapan PPKM di Grosir Lotte Mart

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Melaksanakan Patroli Malam

DAERAH

Wakil Bupati Lampung Barat Hadiri RAKORDA BAZNAS Provinsi Lampung dan Launching Gerakan Sadar Zakat

DAERAH

Bupati Lampung Barat : Rumah Singgah Pasien Diutamakan, Perbaikan Gedung Asrama dipersiapkan

DAERAH

M. Firsada Halal Bihalal Dengan ASN Dilingkup Pemkab Tubaba

DAERAH

Imbauan Prokes Terus Dilakukan Babinsa Kelurahan Ketelan di Wilayah Binaan

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-05/TKP Gerak Cepat Bantu Proses Pemadaman Kebakaran Cafe Suba

Bandar Lampung

Kunjungi Panti Asuhan, Dandim 0410/KBL Ajak Do’a Bersama Agar NKRI di Jauhkan Dari Musibah