Gambar ilustrasi
Tanggamus: jarilampung.com— Salah satu penyertaan modal bersumber dari dana desa (DD) tahun 2024 sebesar Rp 114.000.000, seratus empat belas juta digunakan untuk kegiatan usaha penyediaan jaringan internet. yang dikelola oleh BUMDes Besi Berkilau Pekon/desa Kandang Besi Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus Lampung.
Akhir-akhir ini warga Setempat merasa penasaran ingin tahu sejauh mana perkembangan usaha BUMDES yang sudah berjalan kurang lebih dua tahun.
Apakah usaha tersebut menguntungkan atau justru merugi. Sedangkan ketua pengurus BUMDES Ahmad terkesan kurang transparan.
Sedangkan menurut keterangan Ahmad Ketua Bumdes Besi Berkilau, Pekon Kandang besi, Kecamatan Kota agung barat, Tanggal 09 MEI 2026 via telefon whatsapp.
“Penyertaan Modal Bumdes Besi Berkilau Pekon Kandang Besi Tahun 2024 Sebesar Rp 114.0000.000, mengembangkan usaha Sektor penyediaan layanan internet wifi, yang di salurkan kepada masyarakat, total warga yang telah berlangganan sebanyak 250 orang masing-masing dengan biaya tarif berbayar bulanan Rp. 100, ribu rupiah. Kemudian Dana saldo Bumdes saat ini mencapai Rp 280.000.000 (Dua ratus delapan puluh juta rupiah) dari modal awal Rp 114.000.000 (serius empat belas juta rupiah),ini hasil verifikasi dari Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD) Tanggamus, bukan hasil perhitungan dari pemerintah desa maupun pihak pengurus,” ungkapnya.
Selanjutnya, berdasarkan keterangan dari ketua BUMDES Ahmad, justru sangat bertentangan dengan perkiraan hasil hitungan warga.salah satu warna setempat yang tidak mau disebutkan namanya.
” Sebanyak 250 konsumen pelanggan Wifi internet masing-masing perbulan bayar Rp 100 000. Jika dijumlahkan total 25.000 000 per bulan. Sedangkan usaha tersebut sudah berjalan sejak 2024 sampai saat ini 2026. kurang lebih sudah dua tahun. Jadi dikemanakan dana selain dari Rp 280. 000 000. Sedangkan menurut hitungan kami dana tersebut mencapai Rp (600.000 000) Kami minta dalam pengelolaan keuangan BUMDES pekon/Desa Kandang Besi harus transparan,” ucapnya.
(TOMI)







