BANDAR LAMPUNG : jarilampung.com— Warga Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah bedeng milik Hj. Nely, Jalan Teluk Bone RT 03 LK II, Rabu (19/8/2026).
Korban diketahui bernama Jonny Walker Saragih (64). Jenazah ditemukan setelah warga mencium bau menyengat yang berasal dari dalam tempat tinggal korban.
Informasi penemuan tersebut bermula ketika Ketua RT 03 LK II melaporkan kondisi tersebut kepada Babinsa Kelurahan Kota Karang, Koramil 410-03/Telukbetung Utara, Sertu Muchlis.
Sejumlah warga menyebut korban terakhir kali terlihat pada Minggu pagi (16/8/2026). Setelah itu, korban tidak lagi terlihat beraktivitas. Kondisi pintu bedeng yang tetap tertutup kemudian menimbulkan kecurigaan warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa bersama aparat kelurahan, Ketua RT, Kaling dan unsur terkait mendatangi lokasi. Setelah pintu dibuka, warga dan petugas mendapati korban telah meninggal dunia di dalam bedeng.
Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Tim INAFIS Polresta Bandar Lampung. Petugas melakukan penanganan di lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Abdul Moeloek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan sementara, korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Namun demikian, penyebab pasti kematian belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena korban baru ditemukan setelah beberapa hari tidak terlihat oleh warga. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kepedulian lingkungan terhadap warga, khususnya mereka yang tinggal seorang diri atau jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Camat Telukbetung Timur, Lurah Kota Karang, Babinsa, perangkat RT dan Kaling serta Tim INAFIS Polresta Bandar Lampung turut berada di lokasi selama proses penanganan.
Hingga proses evakuasi selesai, situasi di lokasi berlangsung aman dan kondusif. Aparat kewilayahan memastikan proses penanganan dilakukan secara tertib sembari menunggu hasil pemeriksaan medis dan kepolisian untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban.
Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan. Karena itu, segala dugaan mengenai penyebab kematian korban belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan resmi diterbitkan.(*)







