Home / DAERAH / Lampung Selatan

Senin, 3 Maret 2025 - 10:26 WIB

Kepala Desa di Lampung Selatan Resah Oleh Oknum Wartawan Online

Lamsel: jarilampung.com– Beberapa kepala desa di Lampung Selatan merasa tak nyaman akibat salah satu Oknum wartawan dari media online. Dilansir dari laman ungkap.id-(3/3/2025).

Pasalnya setiap kali menghubungi kepala desa, oknum wartawan media online tersebut terlebih dahulu mengirim beberapa link berita desa lain yang sudah berhasil dia naikkan ke pemberitaan. Lalu selanjutnya Oknum wartawan tersebut menyampaikan bahwa dia akan konfirmasi berdasarkan laporan masyarakat, dan mengklaim bahwa hanya media nya yang punya data akurat seluruh kepala desa. Sebagai contoh ini beberapa kalimat oknum wartawan tersebut.

” Ass, apa kabar pak, semoga sehat selalu, ijin mengotori wa, izin berbagi informasi pak kades” ( disertai mengirim link berita desa yang lain).

“Saya IJ dari media Handalonline.com” (Aku oknum wartawan tersebut). Tujuan saya tidak lain-lain saya hanya ingin konfirmasi, sepulang besok kami dari kejaksaan mengawal kasus dugaan korupsi desa…..kemungkinan saya akan konfirmasi dengan bapak”
“Maaf, ngotori wa nya lagi” (disertai ngirim link berita dari desa yang lain).
“Saya sedang fokus mengawal dua desa ini pak berdasarkan keluhan dari warga masyarakat dan saya dihubungi oleh warga bapak melalui akun tiktok kami”
“Karena masyarakat melihat pemberitaan – pemberitaan di media kami sangat rinci terkait penggunaan anggaran dana desa maka dari itu masyarakat meminta bantuan kepada media kami”

“Dan insya Allah pak hanya media kami yang bisa membuka data real anggaran dana desa”
“Yang bisa mengakses tersebut dan bisa memahami mempelajari data tersebut masyarakat sebenarnya sudah meminta data itu namun tidak saya berikan tapi saya sudah tahu realisasinya seperti apa Jadi mungkin sepulang Saya dari Kejaksaan besok saya ingin ngobrol dengan bapak melalui handphone juga tidak apa-apa Pak Salam sehat selalu pak mohon maaf mengganggu waktunya”, ini sebagian chat oknum wartawan tersebut kepada salah satu kepala desa di Kec. Tanjung Bintang.

Baca Juga :  Bupati Lampura Menggelar Upacara Peringatan Hari Veteran Ke-74 Tahun 2023

Tidak berbeda jauh yang disampaikan oleh salah satu kepala desa di Candipuro, menurutnya oknum wartawan online tersebut akan segera mendatangi desanya berdasarkan data lengkap yang dimilikinya, dan mengancam akan naikkan berita dan laporan ke kejaksaan.

Lain hal yang dirasakan oleh kepala desa di Merbau Mataram, Oknum wartawan tersebut mengirimkan contoh pengadaan bibit tanaman, lalu terkesan bila tidak ingin bekerjasama pengadaan bibit, akan memberitakan desa tersebut seperti desa-desa yang lain.

Yang lebih parah menurut beberapa kepala desa kepada media ini (3-3-2025), oknum wartawan tersebut, selalu mengatas namakan laporan masyarakat, tetapi ketika diminta kepala desa datang ke kantor desa agar pihak desa dapat memberikan penjelasan agar berita jadi berimbang, oknum wartawan tersebut tidak pernah mau datang ke desa, sehingga produk pemberitaan jadi tidak berimbang dan terkesan memojokkan pihak desa.
Sementara menurut kepala desa, pihak mereka secara rutin dan berkala sudah diperiksa oleh inspektorat.

Baca Juga :  Tabung Oksigen Mulai Langka Ketua SMSI Lampung Angkat Bicara

Sementara menurut Aminudin selalu Pegiat media yang juga salah satu ketua Organisasi media di Lampung yang diminta tanggapan oleh media ini (3-3-2025), seorang wartawan profesional dan mengedepankan kode etik jurnalis tentunya dapat menyajikan pemberitaan yang berimbang agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau dipojokkan dari pemberitaan tersebut. Selain itu wartawan profesional tidak perlu mengeluarkan kalimat-kalimat yang terkesan ancaman.

Dirinya berharap pihak desa tak perlu panik dan resah, selama dana desa dilaksanakan dengan baik, tidak Fiktif dan telah di periksa oleh pihak berwenang tidak akan jadi masalah.
Meskipun dilaporkan kepada pihak kejaksaan, sesuai aturan yang ada, maka pihak kejaksaan akan memerintahkan dan berkoordinasi dengan pihak inspektorat untuk melakukan audit atau pemeriksaan, dan apabila ada temuan, maka pihak kejaksaan akan memerintahkan inspektorat agar supaya desa tersebut mengembalikan senilai temuan tersebut ke rekening desa sesuai mekanisme yang ada.

Pihak desa pun diharapkan ga perlu resah, tetap fokus saja melaksanakan pembangunan desa, meskipun ada pihak oknum wartawan mengaku-ngaku memiliki keluarga yang bertugas di kejaksaan, karena menurut Aminudin, dia percaya pihak kejaksaan tetap objektif dalam menerima laporan dari manapun, dan tidak akan ada intervensi dari pihak mana pun. ( * )

Berita ini 55 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Babinsa Koramil 14/Jatisrono Terus Berikan Himbauan Protekes Kepada Warga

DAERAH

Wabub Lampura Menyerahkan Bantuan Beras ke Masyarakat Terdampak El-nino

DAERAH

Konsumsi Narkoba, Pemuda Asal Karta Raharja Ini Ditangkap Polisi

Bandar Lampung

DPP KAMPUD Apresiasi KEJATI Lampung Bongkar Dugaan Korupsi di DLH Kota Bandar Lampung

DAERAH

Walaupun Penuh Tantangan Dalam Selesaikan Target, TMMD Desa Joho Akhirnya Resmi Ditutup

DAERAH

Kapolres Tubaba Cek Lahan dan Bangunan Polsubsektor Way Kenanga

DAERAH

Aksi Cepat Tekab 308 Polres Tubaba Pelaku Pencurian Tower di Kelurahan Daya Murni Berhasil Ditangkap

Bandar Lampung

Kemendagri Gelar Rakor Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah