Home / Bandar Lampung / DAERAH

Kamis, 11 September 2025 - 20:41 WIB

Koramil 410-01/Panjang Menggelar Gerakan Pangan Murah

BANDAR LAMPUNG : jarilampung.com-–
Bukan sekadar tugas administratif. Bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-01/Panjang, menjalankan Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah panggilan jiwa. Hal itu terpancar jelas dalam kegiatan penyaluran 1.000 kilogram beras SPHP di Gang Rewok, Kampung Kecapi Bawah, Kelurahan Campang Jaya, Kamis (11/9/2025).

Yang paling berkesan, bukan hanya angka 1 ton beras yang ludes terjual, tetapi cara para Babinsa menjalankannya. Mereka tidak hanya berjaga di belakang meja, tetapi turun langsung, bersentuhan, dan bercengkrama dengan warga. Dengan seragam yang kerap terkena cipratan lumpur gang sempit, mereka memikul karung beras, membantu ibu-ibu menimbang, dan menyapa para orang tua dengan santun.

Baca Juga :  Dengan Prokes Ketat, Kodim 0735/Surakarta Gelar Tes Garjas Periode II TA.2021

“Ini bukan soal menjual, tapi tentang memastikan tidak ada satu keluarga pun yang kesulitan beras di wilayah binaan kami. Kami kenal setiap kepala keluarganya, kami tahu kondisi ekonominya,” ujar Mayor Inf Henry Gautama, Danramil yang memimpin langsung kegiatan, dengan nada penuh keyakinan.

Kedekatan emosional yang dibangun bertahun-tahun oleh para Babinsa menjadi faktor penentu. Mereka tahu persis kepada siapa beras ini harus diprioritaskan. Kehadiran mereka adalah sebuah rekognisi, bukan sekadar distribusi. Mereka mendengarkan keluh kesah warga tentang harga sembako sambil terus memastikan program pemerintah ini benar-benar menjadi solusi.

Baca Juga :  Diduga Korban Tenggelam di Sungai Polsek TBT dan Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Sinergi yang terbentuk dengan pemuda (Grib Jaya), linmas, dan unsur lainnya juga tidak terjadi begitu saja. Itu adalah buah dari kredibilitas dan kepercayaan (trust) yang telah ditanamkan Babinsa selama ini dalam membina desa.

“Keberhasilan angka 1 ton ini hanyalah hasil akhir. Prosesnya adalah pelayanan tulus yang dijalankan dengan hati oleh setiap personel kami. Itulah yang paling berkesan dan ingin kami pertahankan,” pungkas Henry.

Kegiatan ini kembali mengukuhkan peran sentral Babinsa bukan sebagai simbol kekuatan, melainkan sebagai jembatan pengayom yang menghubungkan pemerintah dengan rakyatnya, dengan cara yang paling manusiawi: kehadiran, percakapan, dan bantuan yang tulus.(*)

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Polres Lambar Melakukan Apel Pasukan Oprasi Ketupat Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijrah

DAERAH

Event Tulang Bawang Bersepeda Dalam Rangka Menyongsong Hari Sumpah Pemuda 2024

DAERAH

Kapolres Tubaba Pimpin Lat Pra Ops Sikat Krakatau 2025

DAERAH

Bupati Lamsel Berikan Tugas Baru Camat Palas Sebagai Pendidik Pasca Viral Fenomena Jalan Kolam Lele

DAERAH

Hasil Pengembangan. Pasutri Ini Ditangkap Satres Narkoba Polres Tubaba

DAERAH

Hotline 110 Meledak,Polres Tulang Bawang Siaga 24 Jam Tanpa Henti

Bandar Lampung

Anggota Koramil 410-05/TKP Laksanakan Sosialisasi Kampung Pancasila di Wilayah Kelurahan Gedong Air

Bandar Lampung

DPP KAMPUD Dukung Terselenggaranya Pemilu 2024