Home / DAERAH / Lampung Utara

Selasa, 19 November 2024 - 23:35 WIB

Masyarakat Desa Pampang Tangguk Jaya Keluhkan Adanya Tambang Galian C

Lampura: jarilampung.com– – Sejak beroperasinya Galian C milik CV. Pagar Gunung sejak puluhan tahun yang lalu sampai saat ini sangat dirasakan dampaknya oleh Masyarakat Pampang Tangguk Jaya. Tidak dapat dielakkan dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat atas pengerukan batu dan pengolahan batu menggunakan excavator yang dilakukan oleh CV. Pagar Gunung Desa Pampang Tangguk Jaya Kecamatan Sungkai Tengah telah mengakibatkan kerusakan lingkungan. Dikutip dari laman ungkap.id–

Pada saat tim media melakukan investigasi ke lokasi Tambang Galian C Milik CV. Pagar Gunung. Minggu (17-11-2024),berjumpa dengan beberapa warga Desa Pampang Tangguk Jaya dan Ratu Jaya. Mereka menyampaikan keluhannya sepanjang tahun mereka tidak dapat menikmati akses jalan utama layak nya di daerah lain, karena sepanjang tahun sejak beroperasinya CV. Pagar Gunung mereka selalu berkutat melalui jalan yang tidak ubahnya kubangan kerbau.

Baca Juga :  Bupati Parosil Terima LPM Award 2026, Dinilai Konsisten Dukung Pemberdayaan Desa

1.” Pencemaran polusi debu dalam radius 1km sangat mengganggu kesehatan akibat Proses penggilingan batu yang tidak terkelola dengan baik”.

2.” Kerusakan rumah warga akibat sempat dilakukan pemecahan batu memakai dinamit beberapa waktu yang lalu. Rumah warga di sekitar lokasi bergerak dan retak akibat guncangan proses pemecahan batu. Sehingga warga masyarakat mengalami kerugian”.

3. “Terjadi pendangkalan sungai sehingga mengancam lahan persawahan warga masyarakat sekitar gagal panen dan mengalami kekeringan, sebagian material batu merusak lahan pertanian warga yang berbatasan dengan lokasi gajian C dan kerusakan ekosistem lain nya”.

4.” Kerusakan alam dan lingkungan sekitar. Masyarakat sangat prihatin, pengerukan batu tersebut membentuk tebing-tebing terjal serta lubang-lubang galian yang membentuk danau-danau kecil sehingga membahayakan warga masyarakat. Sawah di hulu sungai sering kali gagal panen akibat sering kali terendam yang disebabkan penyempitan badan sungai akibat jembatan yang dibuat guna pengangkutan galian C tersebut”.

Baca Juga :  Hadiri Pengajian Akbar, Bupati Egi Ungkap Sekolah Unggul Garuda Akan Hadir di Lampung Selatan

“Kerusakan tidak sampai disitu,beriringnya waktu terjadi kerusakan akses utama jalan penghubung Desa Pampang Tangguk Jaya, Desa Ratu Jaya, dan Ogan Jaya menuju kota kecamatan dan Kabupaten,” ucap beberapa warga setempat.

Selanjutnya masyarakat sekitarnya
meminta kepada pemerintahan maupun pihak instansi terkait untuk menindaklanjuti hal di atas.

“Kami minta kepada pemerintahan ataupun pihak instansi terkait segera ditindaklanjuti dengan tegas dan jangan terkesan tebang pilih,” Pungkasnya.

Sementara sampai berita ini dimuat, pihak CV. Pagar Gunung belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapan.

Sumber realisme :Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Prov. Lampung.

Berita ini 91 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Wakil Bupati Lampung Barat Tekankan Persatuan NKRI di Muscab VII Gerakan Pramuka 2025

Advetorial

Bupati Kab Tubaba Bangga Jadi Tuan Rumah Acara Festival Lampung Sundanese Arts Ke -6

DAERAH

Kasdam IV/Diponegoro Beri Kuliah Umum Kepada Mahasiswa UNS

DAERAH

Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat Polres Tubaba Gelar KRYD di Islamic Center

Bandar Lampung

Launching Ngopi Kuning PD AMPG Provinsi Lampung: Tidak Ada Hari Tanpa Konsolidasi

DAERAH

DPRD Tubaba Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian KUA-PPAS TA 2024

DAERAH

Pj. Bupati Tubaba Hadiri Survei Akreditasi RSUD Tubaba

DAERAH

Polres Tulang Bawang Barat laksanakan Pengamanan Unras Forum Guru Pertama Negeri dan Swasta SD dan SMP