Home / Bengkulu / DAERAH / Nasional

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:54 WIB

Pemkab Gelar Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 untuk Pertahankan Tren Positif

KAUR’:jarilampung.com—
Pemerintah Kabupaten Kaur menunjukkan komitmen serius dalam mempertahankan capaian sebagai wilayah dengan angka stunting terendah di Provinsi Bengkulu. Hal ini menjadi bahasan utama dalam gelaran Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, pada Selasa (24/02/2026).

Kepala Bapperida Kabupaten Kaur, Dr. Ir. Hifthario Syahputra, S.T., M.Si., dalam paparan hasil analisis situasi program penurunan stunting menekankan bahwa intervensi harus terus diperkuat. Berdasarkan standar WHO, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis maupun infeksi berulang.

“Target penanganan stunting kita sangat spesifik menyasar ibu hamil dan balita, khususnya bayi di bawah dua tahun (baduta) dan lima tahun (balita) yang wajib diintervensi. Saat ini, Kaur mencatatkan angka terendah se-Provinsi Bengkulu, dan ini adalah target kolektif kita untuk terus menekannya,” ujar Hifthario.

Baca Juga :  Rayakan HUT Komunitas Difabel Cafe, ini Harapan Babinsa Sondakan

Data terbaru menunjukkan Kecamatan Linau dan Kecamatan Luas menjadi wilayah dengan angka stunting terkecil di Kabupaten Kaur. Hifthario juga mengingatkan pentingnya evaluasi layanan yang kini seluruhnya telah terintegrasi secara digital.

“Langkah evaluasi bersama, mulai dari layanan kesehatan hingga pendampingan, sekarang sudah berbasis web untuk transparansi dan akurasi data,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, narasumber kedua, Dr. Jon Hendri Nurdan, S.E., M.Kes., memaparkan materi mengenai Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor kini berpijak pada payung hukum terbaru, yakni Peraturan Gubernur Bengkulu Tahun 2025.

Baca Juga :  Penyerahan RAB Hibah PILKADA Tahun 2024

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja perangkat wilayah, Pemkab Kaur juga menyerahkan piagam penghargaan stunting. Kecamatan Tetap berhasil meraih penghargaan kategori Respon Terbaik dalam pengisian aksi web Bangda, sementara Kecamatan Maje dinobatkan sebagai wilayah dengan Respon Paling Cepat.

Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan Bapperida Provinsi Bengkulu, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua BAZNAS, perwakilan Kemenag Kaur, serta tamu undangan lainnya. Dengan adanya Pra Musrenbang ini, diharapkan seluruh kecamatan dapat menerapkan aksi nyata di wilayah masing-masing demi mewujudkan Kaur bebas stunting di masa depan.*(Ina susnita)

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Disinyalir Kepala Sekolah SMA Negri 1 Semaka Rudi Apriyanto Selewengkan Anggaran Dana BOS Tahun 2024 ‎

DAERAH

PEKAT IB Tuba Bersama Ribuan Masyarakat Jalan Sehat Dalam Rangka HUT Partai Golkar ke- 58

DAERAH

DPRD Tubaba Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian KUA-PPAS TA 2024

DAERAH

Puan Sebut Masjid Sheikh Zayed Simbol Persaudaraan Antar-Bangsa

DAERAH

Guna Menjaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Dandim Himbau Koramil Jajaran Memasifkan Kegiatan Patroli Di Malam Hari

Bandar Lampung

Arinal Sampaikan 3 Subsektor Menjadi Andalan Provinsi Lampung

DAERAH

Silaturahmi dengan Para Kepala Tiyuh se-Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Ini Pesan Kapolres Tubaba

DAERAH

Menko Perekonomian RI dan Gubernur Lampung Menghadiri ARB Panen Perdana Padi Gogo