Home / DAERAH / TUBA

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:31 WIB

Proyek Drainase 1,4 Milyar Pasar Unit II Tulang Bawang Diduga Mark Up

Tulang Bawang: jarilampung.com-
Proyek pembangunan drainase Pasar Unit ll Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang melalui Dinas PUPR Kabupaten Tulangbawang senilai Rp1,4 miliar lebih diduga dimark up.

Pembangunan saluran drainase yang diharapkan sebagai solusi pencegahan banjir di kawasan pasar setempat, dikerjakan oleh CV Gapura Rezeki Sae dengan nomor kontrak 05/KTR/PBJ.11/V.3-d/TB/XI/2025, tertanggal 21 November 2025.
Dugaan adanya mark up proyek yang menelan anggaran Rp1.484.666.486,90 itu Merujuk pada deskripsi pekerjaan kontruksi jasa pekerjaan pembangunan saluran drainase pasar Unit ll, di dalam rencana keselamatan kontruksi atau RKK menguraikan pekerjaan saluran berbentuk U tipe DS 5a (dengan tutup), precast.
Sementara dalam lampiran V Surat Edaran Direktur Jendral Bina Kontruksi Nomor 68/SE/Dk/2024 tentang tata cara penyusunan perkiraan biaya pekerjaan kontruksi bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat biaya pembuatan pada analisa harga satuan pekerjaan atau AHSP biaya pembuatan saluran u ditch dengan tutup (2.3.(31)) tertera Rp1.082.570,57.

Kemudian pada B.34 pekerjaan saluran berbentuk u ditch tipe DS 5, dengan precast (2.3.(30) terurai u ditch ukuran 100 x 100 cm dengan tebal 15 cm K/350 menerangkan 1 meter harga satuannya Rp2.750.000 dengan lantai kerja FC 10 MPa harga satuannya Rp885.000 per meter kubik. Total u ditch terpasang jumlah itu per meter Rp3.296.274,30.Harga tersebut belum ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen.
Berdasarkan pantauan di lapangan, volume pekerjaan memiliki panjang sekitar 145 meter. Asumsi adanya dugaan mark up pekerjaan tersebut timbul mengacu dari volume pekerjaan 145 meter yang dikalikan dengan biaya terpasang u ditch yang menelan anggaran Rp3.296.274,30 per meter hanya membutuhkan anggaran Rp477. 959.773,5.

Baca Juga :  Harga Singkong Turun Rakyat Menjerit, Butuhkan Bantuan Dari Wakil Rakyat

Menurut informasi dari juru parkir yang ditemui di Pasar Unit ll, Soleh proses sudah berlangsung sejak bulan Juli 2025.
“Setau saya yang punya proyek itu, hanya melakukan preferensi saja, karena sudah ada beberapa sebelumnya di bulan Juli lalu,” kata Soleh, Selasa, 23 Desember 2025.

Kemudian dari analisa harga satuan pekerjaan galian untuk selokan drainase dan saluran udara (2.1.(1)) per meter kubiknya Rp79.885, 51. Sehingga jika merujuk pada harga satuan tersebut dengan total volune galian 245 meter kubik membutuhkan biaya Rp19.575.944. Biaya tersebut mengacu, jika pekerjaan galian dikerjakan dari nol, sedangkan pekerjaan yang pihak yang dikerjakan rekanan hanya perapian.
Dugaan lainnya yakni terkait dengan hasil penawaran dari HPS yang dilakukan perusahaan pelaksana pekerjaan Rp1.484.666.486,90 yang mencapai 98,98 persen.

Baca Juga :  Partinia Imbau ASN Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Kondusifitas Lampung Barat

Selain itu, terdapat dugaan peralatan yang dibutuhkan tidak pernah tampak digunakan perusahaan saat proses pembangunan seperti dengan Crane berkapasitas 10 hingga 15 ton.

“Kami enggak pernah liat tuh kalau ada alat itu waktu pemasangan coran siring itu, karena yang saya liat waktu masukin coran ke dalam siring itu pakek ekskavator,” ujar salah satu pedagang pasar setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satria Utama belum bisa dikonfirmasi..(Tim)

Berita ini 97 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Tim Post Audit Kodam II/Sriwijaya Laksanakan Wasrik Di Kodim 0410/KBL

DAERAH

Ziarah ke Makam Bung Karno, Farah Ajak Generasi Muda Tak Melupakan Sejarah

Bandar Lampung

Merasa Jadi Korban Penipuan, Oknum PNS Dinas Pariwisata Bandarlampung Segera Dilaporkan ke APH

DAERAH

Polres Tubaba Laksanakan Pengamanan Aksi Damai Penyampaian Aspirasi Forum Masyarakat Bandar Dewa Bersatu

Bandar Lampung

Kegiatan Dialog Perempuan Cerdas dan Kaderisasi Tingkat Dasar

DAERAH

Kapolres Tubaba bersama Forkopimda Pimpin Upacara Bendera Hari Senin di SMP Negeri 6

DAERAH

Lepas Purna Tugas Asisten Administrasi Umum, Mad Hasnurin Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian Ismet Selama 31 Tahun

DAERAH

Sugeng Widodo Mencalonkan Diri Sebagai Kepala Tiyuh PJI