Home / DAERAH / Lampung Selatan

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:58 WIB

Stabilkan Harga, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah di Kalianda

LAMSEL: jarilampung.com- – Menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat selama Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Operasi Pasar Murah di Lapangan Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Senin (2/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret menekan lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Operasi pasar tersebut menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah dalam merespons tren kenaikan harga bahan pokok yang lazim terjadi setiap Ramadan.

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani, yang mewakili Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Dalam sambutannya, Tri Umaryani menegaskan bahwa stabilitas harga merupakan faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan kebutuhan.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Stabilitas harga menjadi kunci agar ibadah Ramadan dapat dijalankan dengan tenang,” ujarnya.

Baca Juga :  Bandar Narkotika di Bujung Tenuk Dikenakan Dua Pasal Berlapis, Ini Rinciannya

Ia menjelaskan, operasi pasar murah ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.

Berbagai komoditas strategis dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras premium kemasan 5 kilogram dijual Rp58.500, gula Rp14.500 per kilogram, minyak goreng kemasan 900 ml mulai Rp17.200 hingga Rp19.200 per liter, LPG 3 kilogram Rp20.000, telur Rp27.500 per kilogram, serta daging sapi Rp110.000 per kilogram.

Selain kebutuhan pokok utama, tersedia pula tepung, aneka bumbu dapur, produk UMKM lokal, ikan lele Rp25.000 per kilogram, bandeng presto Rp20.000, serta ikan asin dan teri mulai Rp5.000 per bungkus.

Untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan menghindari praktik penimbunan, pembelian komoditas tertentu seperti beras premium, gula, minyak goreng, dan LPG 3 kilogram dibatasi satu produk per kepala keluarga dengan melampirkan fotokopi KTP.

Baca Juga :  Bupati Lampung Barat Sambut Kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Lampung

Camat Kalianda, Ruris Apdani, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap operasi pasar ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas dan konsumsi selama Ramadan.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan kesempatan berbelanja dengan harga yang lebih ringan. Respons positif ini menjadi indikator bahwa intervensi pasar yang dilakukan pemerintah daerah tepat sasaran.

Operasi Pasar Murah tidak hanya digelar di Kalianda. Kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung secara bertahap di Kecamatan Penengahan (3 Maret), Palas (4 Maret), Way Panji (5 Maret), dan Sidomulyo (6 Maret 2026).

Melalui program ini, Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat, sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang dan penuh keberkahan.

( * )

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Polda Lampung Supervisi Ops Keselamatan Krakatau  2025 di Polres Tubaba Dengan 4 Polres Lainnya

DAERAH

Bergerak Cepat Koramil 04/Jebres Bersama Warga Kerjakan Sasaran KBD III Di Wilayah Kelurahan Gandekan

DAERAH

Tak Henti-hentinya Babinsa Mojosongo Bagikan Masker dan Memberi Himbauan Prokes di Wilayah Binaan

DAERAH

Diduga Selewengkan DD 170 Mantan Kades Dilaporkan ke Kejari Lampung

DAERAH

Aniaya Istri Sendiri, Pria 49 Tahun Ditangkap Polsek Banjar Agung

DAERAH

Satresnarkoba Polres Tubaba Dampingi Tim Direktorat Reserse Narkoba Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba

DAERAH

Manunggal Dengan Rakyat Babinsa Kelurahan Sumber Bantu Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Wilayah Binaan

DAERAH

Tim Kemendagri Turun Langsung Ke Kota Kendari Monev Realisasi APBD dan Penanganan Inflasi