Home / DAERAH / Lampung Selatan

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:29 WIB

Terkait Dugaan Oknum Plt Camat Intimidasi 15 Kepala Desa Ini Tanggapan DPRD Ketua Komisi 1

Lamsel: jarilampung.com—
Setelah viral di puluhan media online dugaan intimidasi dan persekusi yang dilakukan Plt Camat Merbau Mataram, Jhony Irzal S.Sos terhadap 15 kepala desa tidak hanya mendapat tanggapan dari berbagai lembaga, Namun Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Selatan H.Dwi Riyanto S.E,M.M turut memberikan komentar.

Menurut Dwi Riyanto kepada media Patners FPII Lampung selasa,(07-05-2024), saat ini jaman demokrasi terbuka, tidak zamn nya lagi melakukan tekanan-tekanan terkait pilkada.
“Sekarang sudah ga zaman nya lagi tekan menekan, ini jaman demokrasi terbuka, terkait pilkada, sudah ga zaman nya di tekan-tekan. Ibarat istilahnya semut diinjak pasti mengigit”. Ucap Dwi Riyanto.

Terhadap kepala desa yang mendapat intimidasi dan persekusi Dwi Riyanto berpesan agar santai saja, ga usah was-was dan rasa Khawatir.
“Terhadap 15 kepala desa yang diintimidasi seluruh kepala desa santai aja, ga usah khawatir. Kalau memang ada intimidasi guna memilih salah satu calon, itu akan menjadi kontra produktif,” tambahnya.

Baca Juga :  Posyandu Melati 3 Karta Raharja Raih Juara 3 Lomba Kreasi Menu MPASI se-Lampung

Terkait Plt Camat Merbau Mataram, yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), Dwi Riyanto berharap agar yang bersangkutan menjalankan tugas on the Track.
“Terkait ASN (plt Camat Jhony Irzal) ga perlu melakukan penekan. Sekarang ASN bekerja menurut peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. ASN kan ada batasan-batasan yang boleh dan yang ga boleh dilakukan, yang penting on the track aja lah” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan puluhan media Online bahwa Jhony Irzal S.Sos selaku Plt Camat Merbau Mataram mengumpulkan 15 dari 16 kepala desa di wilayah kerjaan di aula kantor camat pada malam hari. Dan 15 kepala desa tersebut diduga diintimidasi , perkusi dan dipaksa membuat rekaman pernyataan untuk bersedia memenangkan salah satu calon Bupati Lampung Selatan di Pilbup mendatang. Tidak hanya kepala desa, seluruh perangkat desa, pengurus PKK, kader posyandu dan kepemudaan dikumpulkan di balai desa masing-masing dan diminta melakukan hal yang sama untuk memilih salah satu calon Bupati. Jhony Irzal diduga mengancam apabila tidak mendukung salah satu calon, maka pihaknya akan bekerjasama dengan Tipikor untuk mengaudit dana desa dan seluruh bantuan yang masuk ke desa masing-masing. (Rz)

Baca Juga :  Amankan Kunker Wapres RI di Solo, Prajurit Kodim 0735/Surakarta Ikuti Apel Gelar Pasukan

 

Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Kapolres Tubaba Pimpin Kegiatan Penyerahan Rendisgar serta Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

DAERAH

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni Buka Rangkaian Kegiatan Ramadan 1444 H dan Berikan Kuliah Dzuhur

DAERAH

Sinergi Nasional untuk UMKM: Wakil Bupati Lampung Barat Ikuti Akad Massal KUR di Mahan Agung

DAERAH

Satresnarkoba Polres Tubaba Dampingi Tim Direktorat Reserse Narkoba penyuluhan tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

DAERAH

Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan Kulit Harimau Sumatera dan Hewan Dilindungi

DAERAH

Plt Camat Merbau Mataram Diduga Paksa 15 Kepala Desa Untuk Setia dan Mendukung Salah Satu CaBub Lamsel

DAERAH

UMKM Kab Lambar Menjadi Salah Satu Motor Penggerak Ekonomi Daerah

DAERAH

Parosil Apresiasi Penjual Air Deruman Turut Bejibaku Pemadaman Kebakaran di Gunung Sugih