Home / DAERAH / TUBABA

Rabu, 20 November 2024 - 19:27 WIB

Tim Monitoring KPK RI Kunjungi Tubaba Terhadap Hasil Penilaian Perluasan Percontohan Desa Anti Korupsi

Tubaba :jarilampung.com—
Tim Monitoring Hasil Penilaian Perluasan Percontohan Desa Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia mengunjungi Tiyuh Pulung Kencana, Kacamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang barat. Senin (19/11/2024).

Berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/271/IV.01/HK/2024 telah ditetapkan 13 desa percontohan Anti Korupsi disetiap kabupaten di Provinsi Lampung, salah satunya adalah Tiyuh Pulung Kencana, yang mana telah menjadi salah satu dari 3 desa yang mewakili Provinsi Lampung untuk dilakukan monitoring penilaian oleh Tim Nasional KPK.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau hasil penilaian dan memastikan implementasi program desa antikorupsi yang diinisiasi oleh KPK sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi di tingkat desa.

Dalam rangka Monitoring Hasil Penilaian Perluasan Percontohan Desa Anti Korupsi di Tiyuh Pulung dihadiri langsung oleh Bapak FRISHMOUNT WONGSO (Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI), beserta tim Monitoring Penilai Nasional  Desa Anti Korupsi Bapak NURTJAHYADI dan Ibu HERLINA JEANE ALDIAN).

Dalam kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Dra. Bayana, M.Si. Menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim Monitoring Penilai Nasional Desa Anti Korupsi, yang telah berkenan hadir langsung untuk memberikan arahan dan bimbingan sekaligus monitoring terkait pelaksanaan perluasan Desa Percontohan Anti Korupsi di Wilayah Tubaba.

Baca Juga :  Ketua AMPG Lampung Darlian Pone Gelar Diklat Kader Muda Partai Golkar 2025

Bayana juga mengatakan, Dalam rangka Monitoring Hasil Penilaian Perluasan Percontohan Desa Anti Korupsi. Saya ingin menekankan betapa pentingnya acara ini bagi masa depan pembangunan di Kabupaten Tubaba.

“Korupsi adalah penyakit yang merusak tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak ada toleransi untuk tindakan korupsi dalam pemerintahan kita. Saya ingin menegaskan bahwa setiap pihak, mulai dari tingkatan tiyuh hingga pimpinan daerah, harus bersikap tegas dalam menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.

Lanjut ia juga mengingatkan dalam kegiatan monitoring ini “Kita harus serius melihat hasil penilaian dan meng-identifikasi area yang harus diperbaiki. Kita perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi,” ungkapnya.

Dengan adanya program refleksi desa percontohan antikorupsi KPK kami sangat menyambut baik dan berharap ini dapat kami kembangkan di seluruh tiyuh dilingkup Kabupaten Tubaba,

“Saya berharap hasil dari monitoring ini dapat dijadikan salah satu media evaluasi terkait area indikator apa saja yang masih perlu ditingkatkan oleh Pemerintah Tiyuh Pulung Kencana, satu satunya upaya yang harus dikejar adalah bagaimana komitmen dan integritas yang lebih baik di dalam pelayanan publik dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan, Harapnya.

Baca Juga :  Komsos Dengan Juru Parkir, Serka Sanyoto Himbau Prokes Dan Jaga Semua Kendaraan Yang Terparkir Dengan Baik

Dalam kesempatan itu juga Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Frishmount Wongso, Menyampaikan dalam pelaksanaan Monitoring Penilaian ini kami akan melakukan uji sampling dengan melihat bagaimana implementasi, anti korupsi merupakan suatu komitmen bersama dengan melibatkan seluruh perangkat desa antara lain tokoh adat tokoh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan dengan ada nya desa Anti Korupsi ini bisa menjaga marwah Integritas Anti Korupsi serta dapat menjadi sinar terang untuk kabupaten Tulangbawang Barat .

“Dengan menjadi desa Anti Korupsi bukan merupakan menjadi akhir dari petualangan melainkan menjadi desa Anti Korupsi berarti baru mulai membuat desa ini menjadi bagian bebas dari indonesia anti korupsi yang dimulai dari desa,” ungkapnya.

Dengan diharapkan revitasi ini di kabupaten dapat menambah banyak dengan demikian provinsi juga telah menargetkan agar pada tahun 2027 sebanyak kurang lebih delapan ribuan desa se-indonesia sudah menjadi desa Anti korupsi.

Hadir pada kegiatan tersebut Inspektur Provinsi Lampung, Inspektur Tubaba, Kepala Tiyuh Pulung kencana, Kepala BPT,DPT, Tokoh Masyarakat dan seluruh tamu undangan terkait.(A)

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Wirahadikusumah terpilih menjadi Ketua PWI Lampung periode tahun 2021 – 2026.

DAERAH

Pembagian Sertifikat Tanah di Kecamatan Waykenanga

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-06/Kedaton Pantau Kegiatan Perlombaan PBB

DAERAH

Dandim 0735/Surakarta Bagikan Paket Daging Qurban Dan Sembako Dari Pangdam IV/Diponegoro

DAERAH

Kodim 0728/Wonogiri Gelar Lakukan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika

DAERAH

Polres Tubaba Laksanakan Pengamanan kegiatan Aksi Damai Forum Komunikasi Honorer R2 dan R3

DAERAH

Komsos Babinsa Kelurahan Kampung Baru Menyasar Rutan Kelas 1 Surakarta, Ini Alasannya

DAERAH

Gelar Konferensi Pers, Berikut Capaian Kinerja Polres Tulang Bawang Barat di Tahun 2022