Home / Bandar Lampung / DAERAH / Hukum & Kriminal

Senin, 13 Desember 2021 - 14:31 WIB

Tindaklanjuti Laporan Mafia Tanah, Masyarakat 5 Keturunan Bandar Dewa Kunjungi Polda Lampung

Jarilampung.com-Bandar Lampung :
Caption: Perwakilan Masyarakat 5 (lima) keturunan Bandardewa Rulaini, Arieyanto Wertha SH MH, Benson Wertha SH MH, Muchlis L Wertha SE dan Haidar menghadap Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Lampung. Senin (13/12/2021). (Foto: dok 5 K)

BANDARLAMPUNG, (FN) – Menindaklanjuti laporan Mafia Tanah oleh masyarakat 5 keturunan Bandardewa sebelumnya melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Jumat (3/12) lalu. Hari Ini, Perwakilan Masyarakat 5 (lima) keturunan Bandardewa Rulaini, Arieyanto Wertha SH MH, Benson Wertha SH MH, Muchlis L Wertha SE dan Haidar menghadap Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Lampung. Senin (13/12/2021).

Baca Juga :  Saling Koordinasi, produk yang Lagi Viral, hingga “Kawin sirih Wifi Lemot Putus Berlangganan”

Dalam kunjungan tersebut Perwakilan Masyarakat 5 (lima) keturunan Bandardewa diterima oleh Kepala Subdirektorat II Harta Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung AKBP. Muchtar, SE. MM dan Kanit Kompol Rohmin, SH di Polda Lampung.

Kasubdit II Harda/Bangtah Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung AKBP Muchtar SE MM menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima dokumen kasus mafia tanah HGU PT HIM yang dilaporkan oleh masyarakat 5 keturunan Bandardewa sebelumnya melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

“Kami akan mendalami dan menindaklanjuti laporan dugaan mafia tanah di balik penerbitan HGU No 16 atas nama PT HIM dengan profesional sesuai perundang-undangan dan hukum yang berlaku,” janji AKBP Muchtar.

Baca Juga :  Kodim 0410/KBL Besama Koramil 410-04/TKT Melakukan Bersih -Bersih Persiapan HUT TNI ke-80

Sementara itu, Arieyanto Wertha SH MH mengatakan bahwa, Laporan dugaan kuat campur tangan mafia tanah ini sesuai fakta yang terungkap di persidangan PTUN Bandarlampung pada perkara No. 39/G/2021/PTUN BL tentang gugatan HGU No 16 An. PT HIM oleh masyarakat adat 5 keturunan Bandardewa yang belakangan diputus Niet Onvantkelijkverklaard (NO) oleh PTUN Bandarlampung.

“Laporan dugaan kuat campur tangan mafia tanah ini sesuai fakta yang terungkap di persidangan PTUN Bandarlampung pada perkara No. 39/G/2021/PTUN BL”.pungkas Arieyanto. (Red)

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Prioritaskan Kemanusiaan, Parosil Mabsus Imbau Warga Lambar Tahun Baru dengan Kesederhanaan

DAERAH

Polsek Rawa Pitu Ungkap Kasus Curat, Iptu Zulian: Pelaku Seorang Pemuda

DAERAH

Hebat! Federasi Panjat Tebing Indonesia Tubaba Raih Emas dan Perunggu di Ajang MOCC!

DAERAH

3 Dunia Satu Jiwa ” Abdi Negara, Seniman Cukur, Dan Sang Pendidik”! BRIGPOL EDO AKBAR YAMIN

DAERAH

Pemkab Lambar Tanam 50 Pohon Buah dan Bersih-bersih Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

DAERAH

Wabup Lambar Sambut Ribuan Masyarakat Menghadiri Pesta Budaya Sakura Cakak Buah

Bandar Lampung

Kunjungi Kodim 0410/KBL, Tim Pusterad Sosialisasikan Juknis Pembinaan perlawanan Wilayah

Bandar Lampung

DPW KAMPUD ; Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Kantor Pertanahan Bandar Lampung Menuju WBK/WBBM