Home / DAERAH / TUBABA

Kamis, 2 Mei 2024 - 19:28 WIB

Buka Rembuk Sunting, M. Firsada : “Angka Prevalensi Stunting di Tubaba Berangsur Menurun”

Tubaba: jarilampung.com–
Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M. Si. Membuka rapat rembuk stunting dan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2024 di ruang rapat bupati, Kamis (02/05/2024).

Dalam sambutannya M. Firsada mengatakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mempunyai tugas mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di tingkat Kabupaten dan Kecamatan.

“Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Ini melibatkan semua Dinas terkait yang juga turut berperan Aktif dalam Pelaksanaan Program Maupun kegiatan yang berfokus pada Penurunan Prevalensi Stunting”.

“Maka diharapkan Angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat akan Berangsur menurun sampai dengan Zero Stunting nantinya.” pungkasnya.

Baca Juga :  Resmikan 2.664 Titik Air Di Seluruh Nusantara, Puluhan Warga di Bandar Lampung Ucap Terimakasih Kepada Kasad

Ditempat yang sama, pemateri Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Majril mengatakan, Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak atau Pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.

“sehingga anak lebih pendek dari anak normal usianya dan memiliki keterbatasan dalam berpikir” ujar Majril dalam materinya.

Majril melanjutkan berdasarkan data UNICEF tahun 2023 angka prevalensi Stunting di Indonesia menempati urutan ke-27 dari 154 Negara dan urutan kelima di Asia.

“Prevalensi Stunting di Tulang Bawang Barat periode 2018 hingga 2023, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar
(Riskesdas) Pada tahun 2018 berada di angka 27,2%, dan Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019 diangka 17,4%” rinci dia.

Baca Juga :  Bupati Parosil Hadiri Pengajian Akbar dan Istighosah Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Gedung Surian

Kemudian di tahun 2021 hasil SSGBI di Tubaba menunjukkan penurunan diangka
22,1% dan Tahun 2022 turun 5% menjadi 17,4%.

Selain upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Peran serta dari stake holder juga sangat berperan penting dalam membantu percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Turut hadir pada acara tersebut, Anggota Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat, Para Pejabat Koordinator dan Sub Koordinator dilingkungan Pemkab Tubaba, serta seluruh Camat di Kabupaten Tubaba.(A)

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pembukaan Kejuaraan Woodball Gubernur Cup, Dandim 0410/KBL : Jadikan Momen ini Untuk Melahirkan Bibit Atlet

DAERAH

Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Kompak Pantau Pelaksanaan PTM Sesuai Protkes

DAERAH

BPKAD Tulang Bawang di Bawah Komando Dr. Rustam Effendi Sedang Disorot DPP KAMPUD Terkait Dugaan Korupsi

DAERAH

Pemkab Lambar Persiapkan Puluhan Ambulance di Titik -titik Pos Kesehatan Menjelang Arus Mudik Tahun 2025

DAERAH

Ketua MPC PP Lambar Resmikan Suoh MX Circuit, Targetkan Masuk Kalender Nasional

DAERAH

Polres Tubaba Lakukan Pengecekan Bahan Pokok, Harga Beras di Tubaba Turun

DAERAH

Pemkab Lambar Terima Penghargaan Katagori Inovasi Daerah

Bandar Lampung

Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Didesak Segera Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Tubaba