Home / DAERAH / Lampung Barat

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:04 WIB

Perkuat Identitas Budaya, Parosil – Mad Hasnurin Hadiri Pesta Sekura di Tempat Berbeda

Lambar: jarilampung.com–
Ditanah yang dikenal sebagai Bumi Sekala Bekhak, masyarakat menyambut salah satu tradisi paling meriah dan sarat makna: Sekura Cakak Buah.

Tradisi ini bukan sekadar pesta rakyat. Ia lahir dari rasa syukur yang dalam, ungkapan bahagia masyarakat setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Ketika gema takbir menyambut 1 Syawal, saat itulah Sekura mulai digelar. Dari hari pertama hingga 7 Syawal, setiap kecamatan hingga pekon-pekon (desa) di Lampung Barat bergantian menghidupkan tradisi ini.

Dari hulu hingga hilir, denyut budaya terasa hidup. Anak-anak berlarian dengan wajah penuh rasa ingin tahu, sementara para pemuda sibuk mengenakan kostum sekura: topeng khas dengan ragam ekspresi, dari yang jenaka hingga yang misterius.

Di balik topeng itu, identitas pribadi melebur, menyisakan satu hal yang sama: kebersamaan.

Di Pekon Luas, Kecamatan Batu Ketulis, keramaian semakin memuncak saat Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, tiba di tengah-tengah masyarakat, Selasa (24/3/2026).

Ia tak datang sekadar sebagai pemimpin daerah, tetapi sebagai bagian dari denyut tradisi itu sendiri.

Dengan senyum hangat, ia menyapa warga, menyaksikan langsung bagaimana sekura bukan hanya pertunjukan, melainkan ruang temu lintas generasi.

Baca Juga :  Babinsa Kelurahan Bumi Terus Bagikan Masker Dan Edukasi Prokes Kepada Warga

“Budaya adalah alat perekat masyarakat,” begitu yang kerap ia sampaikan. Dan hari itu, kata-kata itu menjelma nyata. Orang tua, pemuda, hingga anak-anak larut dalam satu irama yang sama.

Sekura Cakak Buah bukan hanya tentang berebut buah yang digantung tinggi, tetapi tentang semangat gotong royong, kecerdikan, dan kegembiraan yang diwariskan turun-temurun.

Sementara itu, di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Wakil Bupati Mad Hasnurin hadir dalam suasana yang tak kalah semarak. Denting musik tradisional berpadu dengan sorak sorai warga yang menanti momen puncak: “cakak buah”.

Mad Hasnurin tampak larut dalam suasana. Ia menyaksikan keunikan bagaimana cara mereka berekspresi dengan topeng penutup wajah.

Di dua tempat berbeda, dalam waktu yang sama, satu pesan mengalir kuat: budaya bukan sekadar warisan, tetapi identitas yang harus dijaga dengan kesungguhan.

Sekura sendiri bukan hanya topeng. Ia adalah simbol keterbukaan. Dalam balutan kostum sederhana hingga unik, setiap orang bebas mengekspresikan diri tanpa sekat status sosial. Di balik topeng, semua setara. Itulah filosofi yang mengakar kuat di masyarakat Lampung Barat.

Baca Juga :  Polres Tubaba Laksanakan Jumat Curhat di Wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah

Tradisi ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang kesinambungan, tentang bagaimana generasi hari ini memastikan bahwa anak cucu mereka kelak masih bisa merasakan hal yang sama.

Selama tujuh hari penuh, dari 1 hingga 7 Syawal, semangat itu berkeliling dari satu kecamatan ke kecamatan lain.

Sekura menjadi jembatan, menghubungkan desa-desa, mempererat persaudaraan, sekaligus meneguhkan jati diri Lampung Barat sebagai tanah yang kaya akan budaya.

Langkah Parosil dan Mad Hasnurin menghadiri pesta sekura di dua pekon berbeda, itu adalah bukti nyata kesungguhan pemerintah daerah dalam merawat budaya sebagai identitas.

Di Bumi Sekala Bekhak, Sekura Cakak Buah terus hidup. Ia bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga harapan masa depan: bahwa di tengah arus zaman yang terus berubah, ada nilai-nilai yang tetap teguh berdiri.

Dan selama gema Syawal masih berkumandang, selama topeng sekura masih dikenakan, budaya itu akan terus bernapas.(*)

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Bupati Parosil Terima Kunjungan JMSI Lampung, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media Siber

Bandar Lampung

Dandim 0410/KBL Hadiri Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-78

DAERAH

Ikuti Arahan Presiden Bupati Lambar Instruksikan Seluruh OPD Terapkan Gerakan Asri, Gotong Royong Minimal Seminggu Sekali

DAERAH

Bhabinkamtibmas Polsek Tumijajar Gandeng Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan

DAERAH

Polsek Gunung Agung, Laksanakan Pengamanan Ibadah Gereja Minggu Kasih Gereja GKMI Tiyuh Tunas Jaya

DAERAH

PJ. Bupati Lambar Kukuhkan Lima puluh Anggota Paskibraka Tahun 2023

Bandar Lampung

Usut Dugaan Pengkondisian Proyek Dinas PUTR Kota Metro, DPP KAMPUD Kirim Dumas Ke POLDA Lampung

DAERAH

Tinjau Sekolah Kopi, Bupati Parosil Beri Pesan ke Dinas Perkebunan Hingga Karyawan