Home / DAERAH / TUBABA

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Tekan Angka Perundungan di Sekolah, Sekda Tubaba Pimpin Deklarasi Anti-Bullying Lewat Program Forkopimda Masuk Sekolah

Tubaba :jarilampung.com-– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mengencangkan barisan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan bebas dari tindakan kekerasan. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui program Forkopimda Masuk Sekolah yang digelar di SDN 15 Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Senin (10/7/2026).

Hadir langsung memimpin upacara bendera, Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., bertindak sebagai pembina upacara. Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tubaba, Ny. Desliana Iwan Mursalin, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi bentuk perhatian serius terhadap pencegahan perundungan (bullying) di tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Tubaba.

Dalam amanatnya, Iwan Mursalin menegaskan bahwa satuan pendidikan sudah sepantasnya menjelma menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk menimba ilmu. Ia menyoroti kebiasaan saling mengejek yang kerap dianggap sebagai gurauan biasa di kalangan siswa, padahal berpotensi merusak mental anak.

Baca Juga :  PJ.Bupati Lambar Pantau Posko Terpadu Pelayanan dan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijrah

“Mungkin ada yang menganggap mengejek itu hanya bercanda, tetapi efeknya bisa membuat teman sedih, takut, dan hilang semangat belajar. Jangan memukul, mendorong, atau menyakiti. Kalau melihat teman dibully, jangan ikut-ikutan, tapi bantulah mereka,” tegas Iwan di hadapan para siswa dan jajaran pimpinan OPD.

Iwan juga mendorong para murid untuk memberanikan diri melaporkan segala bentuk kekerasan yang mereka alami atau lihat. Menurutnya, mengadu kepada guru maupun orang tua bukanlah sebuah kelemahan, melainkan tindakan cerdas dan berani. Tak hanya perundungan fisik dan verbal di dunia nyata, Sekda turut mewanti-wanti bahaya perundungan siber (cyberbullying) seiring tingginya penggunaan gawai (smartphone) di kalangan pelajar.

Baca Juga :  26 SHM Diblokir BPN, DPP KAMPUD Laporkan Maladministrasi Kantah Bandar Lampung Ke Ombudsman RI

​Sebagai fondasi moral murid, Pemkab Tubaba terus menggembleng karakter peserta didik dengan menanamkan nilai-nilai kebudayaan lokal. Sekda mengajak seluruh siswa untuk memegang teguh tiga prinsip hidup khas Tubaba:

• ​Nemen (Sungguh-sungguh): Menanamkan tekad kuat dan kesungguhan dalam belajar.

• ​Nedes (Ulet): Membentuk mental pantang menyerah saat menghadapi tantangan akademis.

• ​Nerimo (Ikhlas & Menghargai): Menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial.

 

​”Kalau kalian memegang nilai-nilai itu dan membiasakan hal kecil seperti memberi salam, berkata sopan, serta mau meminta maaf dan berterima kasih, kalian akan tumbuh menjadi anak-anak yang kuat, hebat, dan disukai banyak orang,” pungkasnya.(*)

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Peduli Penyandang Tuna Wisma Yang Terlantar, Anggota Kodim 0410/KBL Evakuasi Suripto ke Panti Jompo Tresna Werdha

DAERAH

Lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 Berhadiah Puluhan Juta

DAERAH

Kunjungan Kerja Kapolres Tulang Bawang Barat Ke Polsek Gunung Agung

DAERAH

Lagi, Kurir Sabu di Daya Murni Ditangkap Polisi

DAERAH

Rakor Secara Virtual Bersama KPK : Bupati Egi Ingatkan Program Pemberantasan Korupsi

DAERAH

Grebeg Suro Tak Lagi Lokal : Bupati Egi Dorong Jadi Agenda Kabupaten dan Daya Tarik Wisata

DAERAH

Jangan lengah Covid-19 Belum Musnah, Babinsa Mojosongo Beri Himbauan Prokes di Wilayah

Bandar Lampung

Korve PKOR Way Halim Jadi Momentum Pembenahan Kawasan dan Ruang Publik