Lambar: jarilampung.com-– Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengusulkan penambahan titik layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga ke tingkat kecamatan.
Alasannya, jarak tempuh yang jauh menjadi salah satu penyebab warga enggan taat pajak.
Usulan itu disampaikan Parosil saat menerima kunjungan Kepala Samsat Lampung Barat Agus Riyadi beserta rombongan di ruang kerjanya, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Parosil, capaian pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan selama ini sudah menunjukkan kemajuan berkat koordinasi yang baik. Namun pelayanan masih harus didekatkan ke masyarakat.
“Kenapa tidak, kita pemerintah yang mendekatkan diri. Mempermudah masyarakat dalam pelayanan pembayaran pajak,” kata Parosil.
Ia menilai jika layanan hanya terpusat di Liwa dan beberapa kecamatan, warga di wilayah ujung seperti di Suoh hingga Lumbok akan kesulitan. Padahal pajak kendaraan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah Lampung Barat.
Parosil menegaskan pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen mendukung penuh kebutuhan operasional Samsat untuk peningkatan pendapatan.
Sebelumnya, Kepala Samsat Lampung Barat Agus Riyadi yang dilantik pada 3 September 2026 lalu, meminta dukungan pemerintah Kabupaten Lampung Barat terkait operasional mobil Samsat Keliling (SAMLING).
Agus mengatakan, saat ini Samling beroperasi di wilayah Sekincau dan Pajar Bulan. Dukungan pemerintah Kabupaten Lampung Barat diperlukan untuk mendukung operasional petugas di dua wilayah tersebut guna mendongkrak pendapatan.
“Saya baru dua minggu dipercaya menjadi Kepala Samsat Lampung Barat. Saya mohon dukungan dan kerja samanya ke depan,” pungkasnya.(*)







