Home / DAERAH / Lampung Barat

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:38 WIB

Hilangkan Ego Sektoral, Bupati Parosil Ajak Seluruh OPD Perkuat Koordinasi Demi Percepatan Pembangunan

Lambar: jarilampung.com–– Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sebagai upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai jika setiap perangkat daerah berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang baik.

Hal itu disampaikan Bupati saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) Triwulan II Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (21/07/2026).

Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Drs. Nukman, para Staf Ahli, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Parosil menyampaikan bahwa Rakor POP merupakan agenda strategis untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program pembangunan, serapan anggaran, serta kemampuan pemerintah daerah dalam mencapai target pendapatan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang strategis dalam rangka melihat progres sekaligus melakukan evaluasi terkait serapan anggaran dan kemampuan dalam rangka mencapai target pendapatan daerah,” ujar Parosil.

Menurutnya, rapat koordinasi memiliki peran penting dalam memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan. Selain menjadi sarana evaluasi kinerja, forum tersebut juga harus dimanfaatkan untuk membangun sinergi dan menghilangkan ego sektoral yang masih mungkin terjadi di setiap perangkat daerah.

Baca Juga :  Satu Hari Paska Bencana Angin Puting Beliung, Pemerintah Daerah Lamsel Belum Memberikan Bantuan Kepada Warga

“Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan rapat koordinasi. Tujuan yang pertama adalah untuk menilai apakah kinerja kita sudah baik atau belum. Yang kedua, tentunya rapat koordinasi ini untuk menghilangkan ego sektoral yang mungkin ada di satuan kerja. Yang ketiga, tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab,” tegasnya.

Bupati menjelaskan bahwa pembangunan daerah bukanlah tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah semata, melainkan hasil dari kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan yang berjalan dalam satu sistem.

“Semua hal ini tidak dapat direalisasikan oleh satuan kerja, tetapi sistem yang akan bekerja. Pengendalian operasional ini bukan hanya sekadar melihat sejauh mana progres program dan kegiatan yang sudah dicapai. Yang paling penting adalah melakukan koordinasi agar segala gerak langkah ini terkoordinasi dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketika seluruh perangkat daerah mampu bekerja sesuai sistem, mengikuti arahan pimpinan, dan saling mendukung satu sama lain, maka berbagai target pembangunan akan lebih mudah diwujudkan.

“Kalau semuanya sudah terkoordinasi dengan baik, mengikuti sistem yang ada dan arahan pimpinan, tentunya target yang dituju akan tercapai,” lanjut Parosil.

Baca Juga :  Cepat Tanggap, Babinsa Usep Sopwan, Bhabinkamtibmas dan Lurah Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Kerja

Selain menekankan pentingnya koordinasi, Bupati juga mengingatkan bahwa penyerapan anggaran tidak boleh hanya berorientasi pada besarnya angka realisasi.

Menurutnya, anggaran yang dikelola pemerintah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program yang berkualitas dan tepat sasaran.

Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah segera mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan kegiatan, mencari solusi secara cepat, tidak menunda program yang telah siap dilaksanakan, memperkuat koordinasi lintas OPD, serta menjaga disiplin dalam pelaksanaan anggaran.

Parosil juga menegaskan bahwa seluruh OPD harus berkontribusi terhadap pencapaian target RPJMD, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting, penanggulangan kemiskinan, serta pemenuhan mandatory spending bidang infrastruktur.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadikan Rakor POP sebagai momentum memperkuat kolaborasi pada semester II Tahun 2026.

“Bangun semangat bergerak cepat, bekerja tepat, dan bertanggung jawab. Hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, karena hanya dengan sinergi seluruh perangkat daerah kita dapat mewujudkan target pembangunan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Parosil. (*)

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemerintahan Lampura Menghadiri Pesta Rakyat HUT Desa Gedung Makripat Ke- 52

DAERAH

Satresnarkoba Polres Tubaba Berhasil Mengamankan ASN dan Warga Sipil Usai Berpesta Narkoba

DAERAH

PJ.Bupati Bersama Kepala Pengadilan Negeri Menandatangani Nota Kesepakatan

DAERAH

Sayap Garuda Polres Tulang Bawang Mengepung Kerawanan, Patroli Kota Presisi Jaga Jalintim dan Cakat Raya Tetap Dalam Kondisi Aman

DAERAH

Mad Hasnurin Minta Masyarakat Manfaatkan GPM

DAERAH

Pria Asal Cahyou Randu Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Bawang

DAERAH

PJ.Bupati Lambar Lepas Seratus Lima Puluh Anggota Pramuka Menuju Kab Pesisir Barat

DAERAH

Satres Narkoba Polres Tubaba Tangkap Residivis Bandar Narkoba dengan Barang Buktinya