Home / DAERAH

Jumat, 24 Maret 2023 - 15:56 WIB

Tanggap Bencana, Ini Yang Dilakukan Babinsa Conto Setelah Mendapatkan Laporan Warga

Wonogiri : jarilampung.com– Babinsa Desa Conto, Koramil 21/Bulukerto, Koptu Edi purwanto turun langsung ke wilayah binaan setelah mendapatkan laporan terjadi bencana tanah longsor yang diakibatkan oleh hujan intensitas tinggi, Jum’at(24/3/23).

Bersama dengan anggota Koramil 21/Bulukerto dan Kopda Heru, Babinsa mendatangi lokasi tanah longsor di Dusun Klarangan RT 01/01 Desa Conto, tepatnya di ruas jalan menuju Sumber, Dusun Klarangan RT 01/03 Desa Conto di depan rumah Kasto dan di Dusun Ngeluh RT 04/04 Desa Conto tepatnya di ruas jalan menuju ke Gua Resi.

Baca Juga :  Pastikan Pemilu Lancar dan Aman, Firsada Tinjau Langsung Proses Pemungutan Suara di Beberapa TPS

“ Begitu mendapat laporan tentang adanya bencana tanah longsor, kami langsung turun ke lokasi untuk melihat langsung dan melaporkan pada kesempatan pertama ”, kata Koptu Edi.

Babinsa menjelaskan, bahwa situasi hujan deras yang melanda wilayah binaannya memang wajib diwaspadai oleh warga yang berada di lereng bukit, maupun rumah yang berada di pinggiran tebing.

“ Untuk diketahui bahwa sudah beberapa hari ini hujan turun dengan intensitas tinggi. Kami para Babinsa diperintahkan untuk selalu tanggap dan waspada, serta terus memonitor dan memantau perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing, bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan termasuk bencana tanah longsor ini, sehingga cepat berkordinasi untuk penanganan selanjutnya ”, ujarnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Tubaba Hadiri Penutupan Kejuaraan Bupati Cup Race 2025 dan Bazar UMKM

Masih dikatakan Babinsa, untuk kegiatan karya bakti pembersihan longsoran, setelah melalui kordinasi dengan perangkat desa akan dilaksanakan esok hari karena salah satu titik harus menggunakan alat berat dalam penanganannya,

(Arda 72)

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Polres Tubaba Lakukan Apel Standby KRYD Regu llI Antisipasi Gangguan Kamtibmas

DAERAH

Dukung Penguatan Iman, Pemkab Lambar Lepas 79 Jamaah Umroh

Bandar Lampung

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu

DAERAH

Tekan Penyebaran Covid-19, Babinsa Kelurahan Sondakan Bagikan Masker Gratis di Wilayah Binaan

DAERAH

Pemkab Audiensi Bersama Ketua Pramuka Kwarcab Lampung Utara

DAERAH

Pemkab Tubaba Terima Bantuan 30 Unit Bak Sampah dari Menteri Lingkungan Hidup

DAERAH

Forkopimda Masuk Sekolah, Pemkab Tubaba Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

DAERAH

Pj Bupati Nukman Sebut Budaya Pesta Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional. Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event Nasional. Demikian disampaikan Pj Bupati Lampung Barat saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024. “Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak,” terangnya. Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman,” tuturnya. Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. “Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen,” terangnya. “Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut,” sebutnya. Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. “Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka,” jelasnya. “Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan 6 mendatang,” tutu Nukman.