Home / Bandar Lampung / DAERAH

Senin, 13 April 2026 - 18:09 WIB

Musrenbang 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemerataan Pembangunan Lampung

Bandar Lampung : jarilampung.com-— Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Senin (13/4/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya forum perencanaan pembangunan daerah tersebut. Kegiatan ini dihadiri perwakilan pemerintah pusat, forkopimda, serta kepala daerah se-Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Lampung harus bertumpu pada penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia menyebut sebagian besar masyarakat Lampung masih bergantung pada sektor tersebut.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 410-05/TKP Ikut Serta Bantu Proses Pemadam Kebakaran

“Sekitar sepertiga PDRB Lampung ditopang sektor pertanian, dengan jutaan masyarakat menggantungkan hidup di dalamnya,” ujar Gubernur.

Ia menjelaskan, luas lahan pertanian di Lampung mencapai sekitar 1,8 juta hektar dari total wilayah, dengan komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong mendominasi produksi.

Namun, selama puluhan tahun, sistem ekonomi pertanian dinilai belum berpihak kepada petani. Harga komoditas yang fluktuatif serta rantai pasok yang panjang menyebabkan keuntungan petani relatif kecil.

Baca Juga :  Ketua DPD KAMPUD Lampung Timur Desak Pansel Dan Bupati Tidak Pilih Calon Sekda Bermasalah

Gubernur mencontohkan, sebelum adanya intervensi kebijakan harga, pendapatan petani padi hanya berkisar Rp1,5 juta hingga Rp1,8 juta per bulan.

Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas jagung dan singkong yang menjadi andalan Lampung. Bahkan, petani singkong sebelumnya hanya memperoleh pendapatan rata-rata sekitar Rp1 juta per bulan.

Situasi ini berdampak pada tingginya tingkat kemiskinan di pedesaan serta rendahnya kemampuan fiskal daerah. Pendapatan asli daerah (PAD) menjadi terbatas karena bergantung pada daya beli masyarakat.(*)

Berita ini 1 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Curhat Bareng Kapolres di Pondok Pesantren Tebu Ireng Tulang Bawang Barat

Bandar Lampung

Dandim 0410/KBL Bersama Isteri Hadiri Undangan Pernikahan Putri ke Dua Sertu Suparmin

DAERAH

Jumat Berkah, Polsek Lambu Kibang Bagikan Nasi Kotak Usai Salat Jumat, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

DAERAH

Bupati Parosil Minta MBG Tak Sekadar Bergizi: Libatkan Petani-Peternak, Kelola Limbah, dan Perketat Pengawasan

DAERAH

Mengenal Andrew Pengusaha dan Content Creator asal Bekasi

DAERAH

Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan

DAERAH

Diklat Pembentukan Pasukan Paskibraka Kab Lambar Resmi Ditutup

DAERAH

Urkes Polres Tubaba Cek Kesehatan Keliling Polsek Jajaran