Home / DAERAH / Lampung Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 18:49 WIB

Aksi Nyata! Cegah Longsor, Bupati Egi Tanam Pohon Beringin dan Aren di Gunung Rajabasa

LAMSEL: jarilampung.com— Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung meninjau lokasi longsor di kawasan Hutan Lindung Gunung Rajabasa, Sabtu (4/4/2026). Ia sekaligus memimpin penanaman pohon sebagai langkah cepat mitigasi bencana guna mencegah longsor susulan.

Langkah tersebut menjadi respons konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terhadap ancaman longsor di kaki Gunung Rajabasa, sekaligus bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan di kawasan hutan lindung.

Didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto serta jajaran pejabat utama, Bupati Egi memulai perjalanan dari Desa Sumur Kumbang. Rombongan menempuh pendakian sejauh kurang lebih tiga kilometer menuju titik longsor yang berada di zona inti kawasan hutan lindung.

Setibanya di lokasi, Bupati Egi bersama jajaran langsung melakukan penanaman pohon sebagai upaya memperkuat struktur tanah. Sebanyak 50 batang pohon ditanam di titik-titik yang dinilai paling rawan.

Baca Juga :  Pj. Sekda Bayana Lantik 28 Pejabat Fungsional

“Hari ini kita melakukan penanaman pohon sebagai upaya penguatan tanah di area longsor. Ada sekitar 50 bibit pohon yang kita tanam, di antaranya jenis beringin dan aren,” ujar Egi di lokasi.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut disesuaikan dengan kondisi medan yang cukup ekstrem dan faktor keselamatan tim di lapangan.

“Tadinya kita targetkan 200 pohon, namun melihat kondisi lapangan yang tidak memungkinkan, kita maksimalkan 50 pohon terlebih dahulu di titik-titik yang paling krusial,” tambahnya.

Lebih lanjut, Egi menegaskan bahwa menjaga kelestarian Gunung Rajabasa merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah penyangga, untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Plh Kapolres Tubaba Bagikan Makanan Tambahan Tahanan Sumringah

“Kita harus sadar bahwa mencegah itu jauh lebih baik. Lebih baik kita antisipasi dengan menanam dan merawat pohon sekarang, daripada kita menyesal di kemudian hari saat bencana terjadi,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor di kawasan tersebut dipicu oleh faktor alam, bukan akibat aktivitas manusia. Hal ini terlihat dari kondisi lokasi yang mulai ditumbuhi vegetasi alami, menandakan kejadian longsor telah terjadi beberapa waktu lalu.

Selain itu, titik longsor berada di zona inti Hutan Lindung Gunung Rajabasa yang tidak terdapat aktivitas pertanian maupun pembukaan lahan oleh masyarakat.

Langkah penanaman pohon ini diharapkan menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat daya dukung lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana di wilayah tersebut. ( * )

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Mengenal Deni MV, MotoVlog Asal Sidoarjo

DAERAH

Diduga Oknum Kades Korupsi 1,3 Miliar, Masyrakat Purba Sakti Laporkan ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara

DAERAH

Tanpa Ragu, Babinsa Kelurahan Banjarsari Terjun ke Sawah Bantu Petani Panen Padi

DAERAH

290 Atlet Panahan se-Indonesia Ikuti Kejuaraan Panahan 777 Archery Klub

DAERAH

Kapolres Tulang Bawang Barat Mengukuhkan Mako Polsubsektor Way kenanga Polsek Lambu kibang.

Bandar Lampung

Anggota Koramil 410-05/TKP Bersama Warga Kampung Pancasila Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

DAERAH

CFD Sudah Dimulai, Sertu Murdianto Himbau Pengunjung Patuhi Prokes

Bandar Lampung

Manunggal Dengan Rakyat, Personel Satgas TMMD Hadir Beri Keceriaan Anak-anak Pesisir Pantai