Home / DAERAH / Lampung Barat

Rabu, 23 Oktober 2024 - 18:34 WIB

Pemerintahan Kab Lambar Menggelar Bimtek teknis Statistik Sektoral

Lambar: jarilampung.com–
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar bimbingan teknis statistik sektoral tahun 2024 yang berlangsung di Aula Pakuwon, Bappeda Lampung Barat pada Rabu (23/10/2024).

Bimbingan teknis (Bimtek) tersebut dibuka Kepala Diskominfo Lampung Barat, Munandar, S.Sos., yang diwakilkan Sekretarisnya, Indrayani, M.Pd.

Bimtek itu dihadiri 28 peserta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah Lampung Barat dengan menghadirkan narasumber Rangga Aditya Nugraha, SST, ME., selaku Statistik Ahli Muda yang juga ketua Tim Statistik Sektoral Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Barat,

Perlu diketahui, statistik sektoral merupakan data-data prioritas yang dimiliki oleh setiap instansi/dinas baik berupa data ekonomi, pertanian, perkebunan, kependudukan, kesehatan dan masih banyak lainnya.

Dimana data statistik sektoral ini pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah dan tugas pembangunan sesuai dengan tupoksi bagi setiap organisasi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Wujud Sinergitas, Pos Yan Ketupat Krakatau 2023 Rest Area 215 B Laksanakan Apel Pagi Bersama TNI-POLRI

Hal itu sesuai yang disampaikan Indrayani selakau Sekretaris Diskominfo Lampung Barat dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan bimbingan teknis statistik sektoral kabupaten Lampung Barat tahun 2024 sebagai upaya agar peserta paham dan mengerti apa itu statistik sektoral,” ucapnya.

“Selain itu agar mengetahui siapa saja yang terlibat dalam penyelenggara statistik sektoral, memahami tata cara penyelenggaraan statistik sektoral dan memahami pentingnya statistik sektoral dalam pembangunan,” tambahnya.

Untuk itu, lanjut Indrayani, dalam mewujudkan pembangunan yang baik, akuntabel dan berkesinambungan sesuai dengan cita-cita dan harapan masyarakat Indonesia dan kabupaten Lampung Barat khususnya, maka perlu ‘satu data’ dalam pembangunan .

Menurutnya, satu data ini sangat penting karena data akan menjadi dasar dan bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil suatu keputusan/kebijakan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia.

Baca Juga :  Puluhun Pelajar dari Berbagai SMK Turut Berlela Sungkawa di Kediaman Gilang, Korban Pengeroyokan Sejumlah Pelajar

Indrayani menyampaikan, terdapat tiga indikator untuk mengarahkan Indonesia dalam satu data atau menjadikan Lampung Barat satu data.

Indikator tersebut ialah, pertama, satu standar data yakni satu sumber informasi data. kedua, satu metadata yaitu informasi terstruktur mengenai data misalnya siapa yang membuat data, tahun pembuatan data, metode yang digunakan, variabelnya apa saja, sehingga nantinya memungkinkan tidak ada survei atau kegiatan pengumpulan data yang sama.

“Sedangkan yang ketiga, terakhir adalah satu portal data, sehingga data-data yang dikumpulkan oleh seluruh opd nantinya akan dikumpulkan dan dikompilasi oleh satu OPD,” pungkasnya.(A)

Berita ini 18 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Guna Mencegah Penyebaran Virus Omicron, Babinsa Berikan Imbauan Kepada Pedagang Dipasar Tradisonal

DAERAH

Pelantikan Ketua Umum KONI Kab Lambar dan Pembukaan Piala Bupati E-sport

DAERAH

GPM Jelang Hari Raya Idul Adha, Pj Bupati Nukman Harap Masyarakat Dapat Sembako Murah Berkualitas

DAERAH

Gubernur Lampung Kunker ke kab Tubaba Dan Bagikan Paket Sembako

DAERAH

Usai Dilantik ketua PD IWO Tubaba Arpani Susun Program Kerja 2025

DAERAH

Tingkatkan Ketahanan Pengan di Wilayah, Babinsa Banyuanyar Bersama Warga Laksanakan Panen Lele

DAERAH

Polres Tulang Bawang Raih Penghargaan Dari Kementerian PANRB, AKBP Jibrael Ucapkan Ini

DAERAH

Dukung Asta Cinta Pemkab Lampung Selatan Gandeng Kejari Beri Pendampingan Hukum 36 Perangkat Daerah